Unduh Aplikasi

Polisi Ciduk Dua Pembobol Rumah dan Curi Sepeda Motor Warga Aceh Utara

Polisi Ciduk Dua Pembobol Rumah dan Curi Sepeda Motor Warga Aceh Utara
Polisi memperlihatkan tersangka pencurian saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe. Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe membekuk dua orang tersangka pembobolan rumah dan mencuri satu unit sepeda motor milik warga Gampong Blang Adoe, Kecamatan Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara.

Kedua pelaku tersebut yakni berinisial SB (30), yang merupakan pelaku utama dan S (26), penadah motor warga Gampong Blang Weu Panjoe, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim Indra Trinugraha Herlambang mengatakan, kejadian bermula Kamis (11/7), sekitar pukul 22.00 WIB, rumah korban dalam keadaan kosong karena sedang keluar untuk membeli makanan ke Keude Blang Ara.

“Namun pulang ke rumah setelah 30 menit berangkat, saat membuka pintu melihat satu unit sepeda motor nomor polisi BL 4450 QU yang sebelumnya terparkir di ruang tengah sudah hilang dengan kondisi pintu belakang rumah sudah terbuka,” katanya saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Senin (22/7).

Menerima informasi itu, pihaknya melakukan penyelidikan serta pengembangan dan pada Sabtu kemarin(20/7), tersangka SB berhasil diamankan di rumah orangtuanya Gampong Blang Buloh, Kota Lhokseumawe, lalu kemudian langsung dibawa ke Mapolres Lhokseumawe guna proses penyelidikan lanjutan.

“Jadi setelah kami tangkap SB, ini kemudian kami lakukan pengembangan dan berhasil mengamankan S selaku penadah,” ungkapnya.

Dalam hal ini, Kasat juga mengimbau, kepada masyarakat supaya berhati-hati karena modus pembobolan rumah kerap terjadi. Oleh karena itu, jika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong harus dijamin pengamanannya dan jika sudah terjadi pencurian lebih baik segera melaporkan supaya mudah proses pencarian dan penyelidikannya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku terancam hukuman penjara 15 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, SB mengaku sudah setahun setengah melakukan aksi tersebut.

“Sudah satu tahun setengah saya melakukan perbuatan ini, dan sudah empat unit sepeda motor yang saya curi,” kata SB.

Sambungnya lagi, pembobolan rumah itu dilakukan dengan cara memantau pemilik rumah sekitar 30 menit, ketika pemilik keluar, dirinya berupaya masuk lewat sintelasi kawat nyamuk, kemudian mengambil kunci sepeda motor di meja, kemudian kunci tersebut diuji coba pada motor itu dan ternyata bisa.

“Setelah itu, motornya saya matikan lagi dan kemudian saya dorong lewat pintu belakang setelah itu baru saya hidupkan dan membawa kabur, namun sepeda motornya belum sempat saya jual karena ban kempes dan bocor maka harus saya tempel dulu,” ungkapnya.

SB juga mengaku, dirinya nekat melakukan pencurian tersebut karena terlilit hutang dan uang itu dipakai untuk mebayar hutang.

Komentar

Loading...