Unduh Aplikasi

Polisi Bekuk Komplotan Pencuri di Aceh Tamiang

Polisi Bekuk Komplotan Pencuri di Aceh Tamiang
Kapolres Aceh Tamiang (tengah) didampingi Kasat Reskrim dan dua Perwira lainnya memperlihatkan barang bukti hasil curian yang disita dari empat pelaku pencurian. Foto : For AJNN.

ACEH TAMIANG - Personil Satuan Reserse Kriminal Polres Aceh Tamiang menangkap empat pelaku pencurian di kabupaten Aceh Tamiang. Empat pencuri itu ditangkap dilokasi berbeda.

Pelakunya yakni, MA (31) warga Desa Air Putih, Kecamatan Pematang Jaya, Kabupaten Langkat, SA (46) warga Kampung Landuh, Kecamatan Rantau, SU (30) warga Kampung Alur Mentawak, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang dan KA (37) warga Berandan Barat, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumut.

Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian didampingi Kasat Reskrim AKP M. Ryan Citra Yudha dalam konferensi pers, Senin (2/3) di Mapolres setempat mengatakan, keempat tersangka pencurian tersebut memiliki peran masing-masing.

Kapolres menjelaskan, tersangka MA beperan sebagai pencuri, SA sebagai orang menyediakan tempat untuk berbagi dan menyimpan hasil curian, SU sebagai orang mengatar dan menjemput pelaku pencurian dan KA sebagai orang yang membeli hasil curian.

Pencurian dilakukan di rumah milik Syafrizal (49) di Dusun Bahagia, Kampung Bundar, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang pada Jum'at 23 Februari 2020 sekitar pukul 21.00 WIB. Waktu itu rumah korban dalam kondisi kosong ditinggal pergi oleh pemiliknya.

Kasus percurian tersebut langsung dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian. Setelah dilakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian tersebut petugas menemui identitas salah seorang yang diduga sebagai pelaku pencurian, alhasil para pelaku tertangkap semua.

"Tersangka pertama yang ditangkap adalah MU, dia ditangkap dijalan Medan-Banda Aceh tepatnya di Kampung Kota Lintang, Kualasimpang. Dari tersangka MU petugas menemukan satu barang bukti hasil curian yaitu telepon genggam milik korban," kata Kapolres.

Setelah ditangkap, kata Kapolres, tersangka MU mengaku bahwa ada nama-nama lain yang terlibat dalam kasus percurian tetsebut.

Mendapat pengakuan tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tiga tersangka lain masing-masing SA, SU dan KA.

Ketiga tersangka lain tersebut diamankan di rumah mereka masing-masing.

Adapun barang bukti yang disita dari empat tersangka yaitu, satu buah jam tangan Alexander Cristie, dua unit laptop, satu unit note book, satu unit handycame, satu tablet, satu telepon genggam, dua unit sepeda motor dan sejumlah barang berharga lainnya.

"Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 363 ayat 1 ke 3e, ke 4e, dan ke 5e KUHPidana dan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman empat tahun penjara," ungkap Kapolres.

Komentar

Loading...