Unduh Aplikasi

Polisi Amankan Tujuh Penambang Emas Ilegal di Aceh Barat

Polisi Amankan Tujuh Penambang Emas Ilegal di Aceh Barat
Ilustrasi. Foto: Dokumen GeRAK/AJNN

ACEH BARAT- Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat mengamankan tujuh pelaku yang diduga melakukan aktvitas tambang emas ilegal. Tujuh pelaku tersebut diamankan di kawasan Krueng Pelanggahan, Desa Sikundo, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat, pada Selasa, (8/6).

Adapun tujuh pelaku yang diamankan itu yakni J (45), M (39) selaku operator beko, warga Desa Paya Baro, Kecamatan Panton Reu, Kabupaten Aceh Barat, kemudian  B (27) pekerja asbuk, merupakan warga Desa Kuala Manyeu, Kecamatan Panton Reu, A (29) operator beko, warga Desa Bate Putih, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa.

Baca: Polda Aceh Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Mas, Satu Pelaku dan Beko Diamankan

Selanjutnya J (35), tukang masak, Desa Paya Luah Kecamatan  Woyla, AR (20) pekerja asbuk, warga Desa Kuala Manyeu, Kecamatan Panton Reu, S (20) pekerja asbuk, warga Desa Antong, Kecamatan Panton Reu, dan SB (41) mekanik beko, yang merupakan warga Desa Paya Ilang, Kecamatan Bebesan, Kabupaten Aceh Tengah.

Kepala Polres Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Andrianto Argamuda melalui Kepala Satreskrim, Ajun Komisaris Polisi Parmohonan Harahap mengatakan, delapan pelaku tambang emas ilegal itu diamankan pada Selasa, (8/6) sekira pukul 05.00 WIB.

Baca: Gerebek Tambang Emas Ilegal di Pante Ceureumen, Polisi Amankan Empat Pelaku

“Pada Selasa, 8 Juni sekira pukul 02 WIB petugas unit tipiter (Tindak Pidana Tertentu-red) mendapat informasi dari masyarakat ada penambang emas ilegal di desa pelanggahan, petugas memastikan laporan sekira pukul 05.00 WIB petugas tiba di lokasi,” kata Kasatreskrim, AKP Parmohonan Harahap.

Baca: Polres Aceh Barat Gerebek Tambang Emas Ilegal

Kata Harahap, saat itu pihaknya melihat ada satu unit alat berat berupa excavator merek Hitachi sedang mengeruk tanah dan memasukkan ke dalam asbuk.

Selanjutnya kata dia,  petugas langsung melakukan penangkapan, dan  petugas mengamankan berupa satu unit excavator merk Hitachi dan tiga lembar asbuk. Alat alat bukti tersebut dibawa ke Polres Aceh Barat guna melakukan pengusutan lebih lanjut.

HUT Pijay

Komentar

Loading...