Unduh Aplikasi

Polisi Amankan Delapan Pelaku Komplotan Curanmor

Polisi Amankan Delapan Pelaku Komplotan Curanmor
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH - Jajaran Polresta Banda Aceh mengamankan delapan orang pelaku tindak pidana pencurian kenderaan bermotor yang beraksi diwilayah hukum Polresta Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasatreskrim, AKP M Taufiq menyebutkan tersangka diamankan bersama barang bukti 29 unit kendaraan bermotor hasil curiannya.

"Pengungkapan sindikat curanmor ini hasil operasi sikat yang dilaksanakan oleh tim Idik IV/Ranmor yang dipimpin Iptu Bambang Junianto selama 20 hari," kata Taufik, Kamis (26/12).

Ia menyebutkan sejak 1 hingga 20 Desember 2019, terdapat 28 laporan polisi terkait tindak kejahatan curanmor. Dari laporan tersebut tim Ramor Satreskrim berhasil mengungkap kasus curanmor yang dianggap meresahkan.

"Operasi sendiri digelar sebagai tindak lanjut dari banyaknya laporan masyarakat terkait pencurian sepeda motor," sebut Taufik.

Modus operandi yang dilakukan pelaku, lanjut Taufik masih mengunakan modus lama dengan merusak kunci kenderaan menggunakan kunci T.

"Modusnya masih mengunakan modus lama, ada juga yang mengambil kendaraan saat pemilik kenderaan lupa mencabut kunci," jelasnya.

Dari delapan orang tersangka itu, kata Taufik, tiga diantaranya penadah. Motor hasil curiannya itu di jual dengan harga Rp1,5 juta hingga Rp4 juta.

"Motor hasil curian ini dijual pelaku di wilayah Banda Aceh, Aceh Besar, Gayo Lues dan Kutacane dengan harga bervariasi," kata Taufik

Sementara Kanit Ranmor Satreskrim, Iptu Bambang Junianto menyebutkan ada beberapa titik tempat kejadian perkara curanmor yang dilakukan oleh para tersangka yakni di seputar jalan Kakap Lampriet Banda Aceh, kampus dan diseputaran depan Blang Padang.

"Kebanyakan lokasi kejadiannya di lokasi parkir-parkir liar yang rawan dari aksi kejahatan curanmor, misalnya di pinggir jalan Kakap depan RSUZA," kata Bambang.

Pihaknya berpesan kepada pemilik kenderaan agar menambahkan kunci pengaman tambahan saat memarkirkan kenderaan di tempat keramaian.

"Kita himbau agar memasang kunci tambahan saat memarkir kendaraannya untuk menghindari kejahatan curanmor," ungkap Bambang.

 

Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...