Unduh Aplikasi

Polda Tangani Kasus Perpanjangan IUP CV Tuah Aneuk

Polda Tangani Kasus Perpanjangan IUP CV Tuah Aneuk
Lokasi IUP CV Tuah Aneuk

BANDA ACEH - Kasus perpanjangan IUP Operasi Produksi Bantuan CV Tuah Aneuk yang diduga tidak sesuai prosedur kini ditangani Polda Aceh Aceh. Perpanjangan IUP perusahaan itu dikeluarkan .

Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Erwin Zadma S.Ik yang dikonfirmasi AJNN menyebutkan pihaknya sedang melakukan proses penyelidikan kasus tersebut.

"Iya saat ini masih dalah tahap penyelidikan," katanya kepada AJNN, Jumat (29/6).

Baca: Perpanjangan IUP CV Tuah Aneuk Diduga Tak Sesuai Prosedur

Sebelumnya, Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh Muhammad Nur menyebutkan perpanjangan izin Usaha Pertambangan (IUP) tanpa rekomendasi bupati itu ilegal, meski Gubernur melalui dinas terkait sudah mengeluarkan surat keputusan perpanjangan izin .

"Dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 pasa 123 menyebutkan bahwa apabila IUP atau IUPK berakhir, pemegang IUP atau IUPK wajib menyerah seluruh data yang diperoleh dari hasil eksplorasi dan operasi kepada menteri, gubernur atau bupati/walikota sesuai kewenangannya," kata M Nur.

Sebagaimana diketahui, IUP Operasi Produksi Batuan CV Tuah Aneuk yang beralamat di Gampong Blang Kuala Kecamatan Meukek Aceh Selatan telah berakhir sejak Juli 2016 lalu, namun perusahaan tersebut hingga kini masih beroperasi.

Sumber AJNN, menyebutkan perusahan tersebut telah mengantongi surat perpanjangan IUP dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Aceh berdasarkan rekomendasi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh.

"Tapi anehnya CV tersebut mendapat perpanjangan IUP tanpa rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, padahal berdasarkan aturan IUP dikeluarkan oleh provinsi setelah mendapat rekomendasi Pemkab dalam hal ini Bupati," katanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aceh Selatan yang dihubungi AJNN Ikhwal izin CV Tuah Aneuk itu mengaku tidak ingat secara pasti apakah pihaknya sudah mengeluarkan izin lingkungan kepada CV itu atau tidak.

Komentar

Loading...