Unduh Aplikasi

Polda Gerebek Penambangan Liar di Aceh Barat, Sejumlah Alat Berat Diamankan

Polda Gerebek Penambangan Liar di Aceh Barat, Sejumlah Alat Berat Diamankan
Tim Polda Aceh menggerebek tambang liar di Aceh Barat. Dalam oeprasi itu, sejumlah alat berat ikut diamankan. Foto: Ist

BANDA ACEH - Tim Ditreskrimsus Polda Aceh berhasil mengungkap penambangan liar dalam kegiatan operasi ilegal mining di sepanjang aliran sungai Tutut, Aceh Barat.

Informasi yang diperoleh, dalam operasi tersebut sejumlah barang bukti alat berat yang digunakan untuk kegiatan penambangan ilegal diamankan. Enam alat berat sedang menuju perjalanan ke Mapolda Aceh. 

Direskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta membenarkan adanya pengungkapan penambangan ilegal di Aceh Barat. Namun, pihaknya tidak menyebutkan berapa detail jumlah alat berat yang diamankan dan tersangka yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

"Memang benar, untuk kronologis pengungkapan akan saya sampaikan nanti ya," kata Margiyanta melalui pesan WhatsApp, Kamis (5/3).

Sejumlah warga diduga menghadap mobil yang membawa alat berat dari lokasi penambangan liar di Aceh Barat. Foto: Ist

Informasi lain berdasarkan foto-foto yang diterima AJNN, warga sekitar lokasi penambangan ilegal itu sempat melakukan penghadangan ketika alat berat itu dibawa oleh petugas dari lokasi.

Baca: GeRAK Apresiasi Polisi Berantas Illegal Mining di Aceh Barat

Sebelumnya, Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edy Syah Putra meminta aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan hukum terhadap dugaan maraknya aktifitas ilegal mining di sepanjang aliran Sungai Tutut, dan juga kawasan hutan lindung Ulu Masen, perbatasan Kabupaten Aceh Barat-Pidie. 

Selain itu, Edy berharap ada kejelasan tentang penegakan hukum terhadap pelaku ilegal mining tersebut. 

"Tidak hanya alat berat yang kemudian menjadi sasaran, namun juga membongkar siapa pemilik modal dan pihak-pihak lain yang terlibat," tegasnya.

Sejumlah warga diduga menghadap mobil yang membawa alat berat dari lokasi penambangan liar di Aceh Barat. Foto: Ist

Ia mengungkapkan berdasarkan laporan warga dan pantauan GeRAK di lapangan, aktifitas ilegal mining itu telah berlansung sangat lama dan lokasinya tidak jauh dari pos aparat kemananan atau penegak hukum. 

"Bahkan aktifitas tersebut dapat dilihat secara langsung bila kita bepergian melintasi Kabupaten Aceh Barat menuju Kabupaten Pidie (Geumpang) atau sebaliknya, benar-benar aneh dan menurut dugaan kami seperti adanya unsur tutup mata atau main mata atas aktifitas yang jelas belum memiliki izin tersebut," sebut Edy.

Komentar

Loading...