Unduh Aplikasi

Polda Didesak Tuntaskan Kasus Bronjong Ambruk di Aceh Tenggara

Polda Didesak Tuntaskan Kasus Bronjong Ambruk di Aceh Tenggara
Proyek bronjong ambruk di Aceh Tenggara. Foto: Ist

BANDA ACEH - Ketua Lembaga Pengembangan Potensi Intelektual Muda (LP2IM) Aceh Tenggara, M Sopian Desky, memdesak Ditreskrimsus Polda Aceh menuntaskan kasus penyelidikan terhadap proyek bronjong ambruk di Desa Perapat Sepakat, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara. Dimana proyek ini dibiayai dari APBK Tahun 2018.

Menurutnya, ada dua parameter yang menjadikan kasus brojong ambruk ini penting dituntaskan, yaitu anggaran proyek ini relatif besar yaitu mencapai Rp 3,2 miliar yang bersumber dari dana Otsus Aceh.

Selain itu, ambruknya bronjong berpotensi mengakibatkan abrasi yang semakin luas, sehingga lahan pertanian warga menjadi hilang dibawah oleh arus air sungai.

Untuk itu, ia memberikan apresiasi atas tindakan cepat penyidik Polda Aceh dengan turun ke lokasi guna memperoleh informasi yang menyebabkan ambruknya brojong tersebut.

Baca: [FOTO] Proyek Bronjong Ambruk di Aceh Tenggara

"Kami memberikan apreasi kepada Kapolda Aceh Irjen Pol Wahyu Widada dan Dirreskrimsus Polda, Kombes Pol Margiyanta terhadap keseriusannya menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi yang terjadi di Aceh khususnya Aceh Tenggara," ujarnya.

Ia mengungkapkan masyarakat Aceh Tenggara sangat berharap kasus ini dapat dituntaskan dan menyeret siapapun terlibat guna diproses hukum.

Karenanya, pihaknya juga akan memantau kasus tersebut, bahkan membantu aparat kepolisian Ditreskrimsus Polda Aceh guna menuntaskan kasus tersebut.

“Kami akan memonitoring penanganan kasus ini, bahkan kami akan membantu tim penyidik Polda Aceh guna memberikan dukungan berupa informasi dan data yang dibutuhkan,” jelasnya.

Komentar

Loading...