Unduh Aplikasi

Polda Aceh Tangani Dua Kasus Penipuan Jamaah Umrah Dengan Kerugian Rp 20 Miliar

Polda Aceh Tangani Dua Kasus Penipuan Jamaah Umrah Dengan Kerugian Rp 20 Miliar
Perlihatkan barang bukti kasus penipuan jamaah umrah. Foto; AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Aceh telah menanggani dua kasus tindak pidana penipuan jamaah umrah dengan total kerugian korban berkisar Rp 20 miliar.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono menyebutkan dua kasus penipuan tersebut yakni dilakukan oleh pemilik perusahaan PT Istiqlal Sarana Wisata Tour dengan korban 27 orang berinisial KA dan PT Elhanif Tour dengan korban 45 orang tersangka AH.

"Untuk kasus penipuan tersangka AH ada 45 orang korban, kerugian mencapai Rp 891 juta, sedangkan penipuan yang dilakukan bos PT Istiqlal Sarana Wisata ada 27 korban dengan kerugian Rp 608 juta. Masih ada korban lainnya, kalau di hitung-hitung kerugian calon jamaah  mencapai Rp 20 miliar," kata Kombes Pol Ery Apriyono didampingi Wadir Reskrimum, AKBP Wahyu Kuncoro dan Kasubdit III Jatanras, Kompol Apriadi, Sabtu (5/12).

Untuk kasus penipuan yang dilakukan pimpinan PT Istiqlal Sarana Wisata Tour, kata Ery terungkap pada 2019 lalu. Bahkan, KA telah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Banda Aceh.

"Bos PT Istiqlal Sarana Wisata Tour sudah menjalani persidangan. Dan, saat ini masih ada korban yang melaporkan ke pihak kepolisian dengan harapan uang mereka dapat dikembalikan," sebut Ery.

Penelusuran AJNN di web resmi Pengadilan Negeri Banda Aceh, pada 12 November 2020, majelis hakim menjatuhkan pidana penjara 3,6 tahun terhadap terdakwa Khairul Ambia (KA) pimpinan PT Istiqlal Sarana Wisata, karena terbukti melakukan penipuan untuk menguntungkan diri sendiri dan merugikan orang lain.

Sementara, AH pimpinan PT Elhanif Tour dan Travel ditetapkan tersangka setelah penyidik kepolisian menemukan bukti atas dugaan penipuan dan penggelapan uang jamaah umrah.

"Alasan tersangka AH tidak memberangkatkan jamaah karena perusahaannya bangkrut. Uang yang disetor 45 orang tersebut digunakan untuk membayar hutang,"" ungkap Ery

Komentar

Loading...