Unduh Aplikasi

Polda Aceh Periksa Pemilik dan Staf Yalsa Boutique

Polda Aceh Periksa Pemilik dan Staf Yalsa Boutique
Kantor Yalsa Boutique. Foto: AJNN/Indra Wijaya

BANDA ACEH - Pemilik (owner) dan staf Yalsa Boutique dipanggil oleh Polda Aceh untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan rush money serta tudingan adanya investasi bodong.

"Kami semua owner dan para staf saat ini lagi di Polda karena ada pemeriksaan terhadap laporan masyarakat mengenai bisnis kami," kata Kepala Staf Yalsa Boutique, Irmansyah melalui pesan WhatsApp, Rabu (17/2/2021).

Ia mengatakan, pihaknya masih memenuhi panggilan Polda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan. Hingga saat ini pun lanjutnya, pihaknya masih belum mengetahui siapa pembuat laporan ke Polda terkait bisnis yang mereka jalani.

"Yang sampai saat ini kami juga belum tahu siapa yang membuat laporan ke Polda Aceh," pungkasnya.

Pantaun AJNN di depan Kantor Yalsa Boutique, tidak ada aktivitas karyawan di depan kantor tersebut.

Sebelumnya juga, Owner Yalsa Boutique, Syafrizal sudah menuliskan surat pernyataan di atas materai Rp 6.000. Dalam surat itu, ia menjamin bahwa Yalsa Boutique akan membagikan hasil keuntungan yang seharusnya dilakukan pada 8 Februari 2021 menjadi 17 Februari 2021. 

Penarikan modal oleh investor yang belum merasakan laba juga dilakukan pada 17 Februari 2021. Untuk member (investor) baru yang belum sekalipun menikmati hasil akan mendapatkan pengembalian modal sebesar 50 persen dari yang mereka setorkan dalam dua bulan.

"Untuk investor yang menanamkan modal pada 1 Juni 2020 akan mendapatkan bagi hasil sebesar 30 persen hingga jangka waktu 1 tahun," tulis Syafrizal dalam surat pernyataan tertanggal 12 Februari 2021.

Komentar

Loading...