Unduh Aplikasi

Polda Aceh Kantongi Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Sapi BaliĀ 

Polda Aceh Kantongi Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Sapi Bali 
Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta. Foto; AJNN/Tommy.

BANDA ACEH - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh telah mengantongi nama calon tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan sapi Bali senilai Rp 3,4 miliar pada Dinas Peternakan Aceh. Namun Polisi belum membeberkan nama-nama tersangka dalam kasus itu. 

"Untuk kasus pengadaan sapi Bali, calon tersangka lebih dari tiga orang," kata Dirreskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol Margiyanta, Kamis (1/4) 

Ia menyebutkan saat ini penyidik masih terus mengumpulkan alat bukit dengan menelusuri beberapa daerah diluar Aceh diantaranya ke Banyuwangi, Bekasi dan Bali dimana sapi tersebut didatangkan.

"Sebelumnya penyidik juga pernah kesana tapi dalam rangka penyelidikan. Ditahap penyidikan ini, penyidik akan ke sana lagi meminta keterangan saksi-saksi. Ini dilakukan guna melengkapi pemberkasan," ujar Margiyanta.

Pengadaan sapi Bali tahun anggaran 2017 Dinas Peternakan Aceh, kata Kombes Pol Margiyanta ditemukan adanya proses pengadaan yang tidak sesuai dengan kontrak. Sebagian ternak itu diduga dibeli dari pasar bebas bukan dari tempat pembibitan yang sesuai dengan pedoman pembibitan sapi yang baik. 

Baca: GeRAK: Polda Aceh Harus Fokus Tuntaskan Kasus Korupsi Sapi Kurus

"Tindak pidana korupsi yang dilakukan mulai dari proses pengadaan dan penempatan sapi yang tidak sesuai. Hal ini terungkap tidak adanya dokumen tentang pelaksanaan holding ground dari pihak penyedia," sebut Margiyanta. 

Sebelumnya, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Aceh menyebutkan potensi kerugian negara dalam pengadaan sapi Bali di Dinas Peternakan Aceh sebesar Rp 415 juta lebih. 

"Audit investigasi yang telah dilakukan pengadaan sapi sumber dari APBA tahun 2017 potensi kerugian negara sebesar Rp415 juta," kata Kepala Perwakilan BPKP Aceh, Indra Khairan Jaya didampingi koordinator pengawas Investigasi, Ambal Riyanto, saat jumpa pers pada Kamis 28 Januari 2021 lalu. 

Kasus sapi di unit pelaksana teknis daerah (UPTD) Inseminasi Buatan Inkubator (IBI) Saree, Dinas Peternakan Aceh mencuat ke publik pada Juni 2020. Saat itu ditemukan ratusan sapi dari pengadaan tersebut kondisi kurus. Padahal, anggaran untuk ratusan sapi di UPTD tersebut mencapai miliaran rupiah.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...