Unduh Aplikasi

Polda Aceh Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Mas, Satu Pelaku dan Beko Diamankan

Polda Aceh Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Mas, Satu Pelaku dan Beko Diamankan
Alat berat yang diduga pelaku ilegal mining di kawasan kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat. Foto: Dokumen GeRAK/AJNN

ACEH BARAT - Tim Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Aceh melakukan penggerebekan tambang emas ilegal di Desa Geudong, Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Barat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh AJNN, dalam penggerebekan tambang emas illegal itu, Polda Aceh berhasil mengamankan satu orang pelaku sebagai pekerja berinisial M, warga Kabupaten Bireun. 

Penggerebekan tambang emas ilegal di Desa Geudong, itu berlangsung Selasa, (26/1) dini hari.

Alat berat excavator milik AMN yang di angkut Aparat Kepolisian dari lokasi tambang illegal

Selain mengamankan M, Polda Aceh juga ikut mengamankan alat berat berupa excavator atau beko, serta asbuk dan beberapa barang bukti lainnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Andrianto Argamuda melalui Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal, Ajun Komisaris Polisi Parmohonan Harahap saat dikonfirmasi mengaku tidak tahu  penggerebekan tersebut.

"Itu nggak tahu saya bang. Polda itu bang ya, Polda Bang," kata AKP Parmohonan Harahap ketika dikonfirmasi AJNN, Rabu (27/1).

Sebelumnya, Bupati Aceh Barat, Ramli MS meminta kepada aparat penegak hukum di Aceh Barat agar segera menghentikan aktivitas tambang liar dan ilegal yang beroperasi di kabupaten setempat.

Baca: Polres Aceh Barat Gerebek Tambang Emas Ilegal

Politisi Partai Aceh itu angkat bicara karena melihat maraknya aktivitas tambang emas illegal di Aceh Barat. Pasalnya dampak kerusakan lingkungan sangat tinggi akibat tambang ilegal.

Menurutnya aparat penegak hukum harus segera mengambil langkah untuk menghentikan aktivitas illegal mining tersebut, karena dinilai sangat meresahkan.

“Saya meminta aparat penegak hukum di Aceh, agar segera menghentikan aktivitas tambang emas ilegal yang ada di Aceh Barat, aktivitas ilegal ini sudah sangat meresahkan dan merusak kelestarian lingkungan,” kata Ramli MS, kepada wartawan.

Ia mensinyalir lokasi yang selama ini kerap terjadinya aktivitas tambang illegal terjadi di Kecamatan Sungai Mas, Panton Reue, dan Kecamatan Pante Ceureumen.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, ada seratusan alat berat berupa excavator atau beko yang beroperasi di beberapa lokasi tersebut.

"Alat berat itu selama ini terus melakukan aktivitas perusakan lingkungan dengan melakukan kegiatan aktivitas tambang secara ilegal sehingga berdampak terhadap rusaknya hutan dan lingkungan," ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta kepolisian selaku penegak hukum tidak segan-segan memberantas tambang ilegal yang berada di Kabupaten Aceh Barat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, kata Ramli, akan mendukung secara penuh terhadap upaya penghentian operasional tambang emas ilegal.

“Apabila ada pihak-pihak yang memback-up tindakan tambang emas secara ilegal ini, saya juga akan melaporkan masalah kerusakan lingkungan ini kepada pemerintah pusat di Jakarta,” tegasnya.

Komentar

Loading...