Unduh Aplikasi

KASUS DUGAAN PENGHINAAN PRESIDEN

Polda Aceh akan Jemput Paksa Tgk Nie

Polda Aceh akan Jemput Paksa Tgk Nie
Tengku Nie pada acara Maulid Nabi Muhammad saw di Geudong, Aceh Utara. Foto: Safrizal.
BANDA ACEH - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum ( Ditreskrimum) Polda Aceh akan melakukan upaya penjemputan paksa jika Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Pasee, Tengku Zulkarnaini alias Tengku Nie, tak mengindahkan panggilan kepolisian. Tengku Nie, akan diperiksa atas dugaan penghinaan terhadap kepala Negara Republik Indonesia Presiden Joko Widodo.

Baca: Merasa Diabaikan, Tengku Ni Tabuh Genderang Perang

"Kami akan membuat surat perintah membawa, karena undang-undang mengatur demikian jika yang bersangkutan tidak mengindahkan panggilan,”kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Aceh Kombes Pol Nurfallah, Jumat (29/4).

Nurfallah mengatakan, penyelidikan kasus penghinaan tersebut dilakukan atas inisiatif kepolisian atau laporan model A (tanpa laporan warga), karena saat acara berlangsung, sejumlah anggota kepolisian turut hadir. Menurutnya kasus tersebut awalnya ditangani Polres Lhoksumawe namun diambil alih Polda Aceh.

Baca: Hari Ini, Polda Aceh Periksa Tgk Nie

"Agar professionalitas terjada kita tarik ke Polda. Sudah sembilan saksi yang diperiksa baik dari kepolisian maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di kantor DPW PA Geudong, Aceh Utara, 7 April lalu,”kata Nurfallah.

Sejak ditangani di Polda Aceh, kata Nurfallah pihaknya baru memeriksa satu saksi yakni MD. Namun MD belum memberi keterangan banyak karena tidak menghadiri undangan panitia peringatan Maulid.

Baca: Tiga Pangsagoe KPA Pasee Mangkir Dipanggil Polisi

"Kemarin yang memenuhi panggilan baru MD, tapi dia mengaku tidak hadir. Jadi kita menghimbau agar yang dipanggil untuk hadir. Semuannya masih bertatus sebagai saksi,”pungkas Nurfallah sembari mengatakan kasus tersebut telah masuk ke tahap penyidikan.

Komentar

Loading...