Unduh Aplikasi

PNA Tetapkan Sayuti Cawagub Pendamping Nova di Sukamiskin

PNA Tetapkan Sayuti Cawagub Pendamping Nova di Sukamiskin
SK PNA untuk Sayuti Cawagub Aceh  Foto: Dok AJNN

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Pusat Partai Nanggroe Aceh (DPP PNA) resmi mengusul satu nama untuk menjadi calon Wakil Gubernur Aceh sisa masa jabatan 2017-2022. Keputusan itu sesuai dengan Surat Keputusan PNA bernomor 535/PNA/B/Kpts/KU-SJ/III/2021, ditetapkan di Bandung tepatnya di Sukamiskin, yang diteken langsung oleh Ketua Umum, Irwandi Yusuf, dan Sekjen, Miswar Fuady.

Setelah ditetapkan Sayuti sebagai Cawagub Aceh, DPP PNA akan mengkomunikasikan serta memberitahukan kepada partai pengusung Irwandi Yusuf-Nova Iriansyah lainnya mengenai keputusan PNA ini. Terakhir, DPP PNA akan mengirimkan nama Sayuti, sebagai Cawagub Aceh dari PNA kepada Gubernur Aceh untuk dipilih oleh Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh.

Miswar dalam rilis yang dikirimkan ke AJNN menjelaskan PNA sudah dua kali mengusulkan Cawagub Aceh Sisa Masa Jabatan 2017-2022 dari PNA ke Majelis Tinggi PNA, yaitu Surat DPP PNA Nomor 525/DPP-PNA/XII/2020 tanggal 14 Desember 2020, dengan 3 (tiga) Cawagub yang sudah mendaftar ke DPP PNA, yaitu : H. Muharuddin Harun, S.Sos.I., M.M, Muhammad Nazar, dan Muhammad MTA.

SK PNA untuk Sayuti Cawagub Aceh  Foto: Dok AJNN

Namun, sampai dengan akhir Januari 2021, Majelis Tinggi PNA belum mencapai kesepakatan dan meminta DPP PNA untuk menambah jumlah kader PNA dalam usulan Cawagub Aceh. Sehingga, target penetapan Cawagub Aceh dari PNA tidak dapat diputuskan pada minggu pertama Bulan Februari 2021.

"Terkait permintaan Majelis Tinggi PNA untuk menambah jumlah kader PNA dalam usulan Cawagub Aceh, DPP PNA sudah mengkomunikasikan dengan beberapa kader yang dianggap memiliki kapasitas, integritas dan loyalitas untuk mendaftarkan diri ke DPP PNA," kata Miswar Fuady.

Baca: Irwandi Tetapkan Sayuti Abu Bakar sebagai Calon Wagub PNA

Namun, sampai dengan tanggal 1 Februari 2021, hanya ada dua kader PNA yang mendaftarkan diri menjadi Cawagub Aceh dari PNA. Sehingga DPP PNA melalui surat Nomor 532/DPP-PNA/II/2021 tanggal 2 Februari 2020, kembali mengusulkan ke Majelis Tinggi PNA dengan lima Cawagub yang sudah mendaftar ke DPP PNA, yakni H. Muharuddin Harun, S.Sos.I., M.M, Muhammad Nazar, Muhammad MTA, Muhammad Zaini, Sayuti, S.H., M.H.

"Komunikasi antar Majelis Tinggi PNA sampai dengan awal Maret 2021 juga belum mencapai satu kesepakatan bulat untuk menentukan satu orang Cawagub Aceh," jelasnya.

SK PNA untuk Sayuti Cawagub Aceh  Foto: Dok AJNN

Sehingga, empat anggota Majelis Tinggi PNA, yakni Sayuti, Sunarko, Irwandi Yusuf, dan Miswar Fuady, dari lima anggota Majelis Tinggi PNA bersepakat agar DPP PNA menggunakan kewenangannya sesuai Pasal 16 ayat (6) Anggaran Dasar PNA, yaitu apabila dalam jangka waktu 30 hari, Majelis Tinggi PNA belum menetapkan keputusan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 ayat (4), maka DPP PNA dapat menetapkan dan melaksanakannya sendiri.

"Artinya penetapan Cawagub Aceh dari PNA sepenuhnya diserahkan kepada Ketua Umum DPP PNA Irwandi Yusuf, dengan pertimbangan utama yang disepakati harus merupakan kader PNA yang memiliki kapasitas, integritas dan loyalitas," jelas Miswar Fuady.

Komentar

Loading...