Unduh Aplikasi

PNA jaga perdamaian pemilu

LANGSA- Partai Nasional Aceh (PNA) merupakan partai yang menjaga perdamaian Pemilu, selama ini PNA belum pernah melakukan pelanggaran Pemilu. Hal tersebut disampaikan juru kampanye PNA, Sofyan Dawood dalam orasi kampanye terbuka di lapangan Kebun Lama, Kota Langsa, Rabu (25/3).

Dikatakannya, Partai Nasional Aceh didirikan oleh mantan kombatan GAM, namun kata dia PNA tidak pernah melakukan intimidasi kepada masyarakat untuk memilih PNA, kami percayakan kepada masyarakat

"Apabila rakyat masih merasakan senang pada masa kepemerintahan sekarang, maka pertahankan. Apabila masyarakat merasakan belum ada perubahan selama di pimpin oleh partai sekarang, maka rakyat wajib memilih partai lain untuk kesejahteraan mereka," kata Sofyan.

Menurutnya PNA tidak melakukan intimidasi karena PNA masih percaya kepada petugas keamanan.

"Kita harus percaya kepada keamanan, Pemilu di Aceh sama dengan provinsi lain, tetapi kita lihat kondisi di Aceh sangat memalukan, karena ada oknum yang mau mengadu otot bukan mengadu otak," cetusnya.

"Tujuan dan maksud kami dirikan Partai Nasional Aceh untuk yang terbaik, artinya ingin mensejahterakan rakyat Aceh, di dalam MoU tidak disebutkan Aceh harus bangun satu partai di Aceh, namun didalam butirnya disebutkan Aceh bisa membuat partai lebih dari satu," terang Sofyan Daud.

Dia berharap setelah pemilu ini, seluruh elemen masyarakat mau masuk kedalam PNA DAN menurutnya masyarakat jangan ditipu oleh Caleg.

"Pada saat pemilihan masyarakat jangan mau dikasih uang 100 ribu untuk lima tahun, masyarakat itu udah pandai,">

Terakhir dia menyampaikan PNA akan melindungi masyarakat, karena PNA merupakan wadah perdamaian bagi rakyat Aceh.
"Apabila ada warga yang diintimidasi dan di ancam oleh oknum partai, maka tulis aja namanya dan laporkan kepada pihak kepolisian, warga jangan takut dengan intimidasi dan saya himbaukan kepada satgas PNA apabila ada partai lain yang melakukan kampanye, maka jangan ada satgas PNA yang membuat kerusuhan, jangankan membuat kerusuhan untuk memakai baju satgas saja tidak boleh," tambah Sofyan Daud.

| ASRUL

Komentar

Loading...