Unduh Aplikasi

PLTU 1 dan 2 Mulai Bahas Ganti Rugi Lahan Warga Geulanggang Merak

PLTU 1 dan 2 Mulai Bahas Ganti Rugi Lahan Warga Geulanggang Merak
Manager PLTU 1 dan 2 Nagan Raya, Hermanto

ACEH BARAT - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 1 dan 2 Nagan Raya saat ini mulai membahas ganti rugi lahan milik warga Desa Gelanggang Merak, Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya.

Manager PLTU 1 dan 2 Nagan Raya, Hermanto mengatakan, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya beberapa waktu lalu di Kantor Dinas Lingkungan dan Kebersihan (DLHK) yang juga dihadiri Bupati setempat, Jamin Idham.

"Kita sudah sampaikan pertemuan ini ke PLN Pusat, dan hasilnya saat ini sudah dalam pembahasan ditingkat pusat," kata Hermanto, Kamis, (25/7).

Baca: Warga Geulanggang Merak Tutup Drainase Milik PLTU 1 dan 2

Dikatakannya tindak lanjut dari hasil pembahasan itu nantinya akan masuk pada tingkat kajian diantaranya nilai ganti rugi, pemilik atau penerima yang berhak dari lahan tersebut, terutama administrasi hukum.

Dia mengaku tidak mengetahui pasti kapan hasil kajian itu direalisasi karena kebijakan tersebut ditentukan oleh pusat.

"Untuk realisasi kapan dilaksanakan ganti rugi itu diputuskan oleh PLN Pusat, karena itu bukan tanggung jawab saya. Tugas saya hanya menyampaikan," ungkapnya.

Menurut Hermanto, panjangnya proses yang dilakukan perusahaan tersebut lantaran sebagai perusahaan plat merah atau Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setiap pengeluaran masuk dalam perhitungan yang lebih teliti.

Hal ini menurutnya berbeda dengan perusahaan swasta, yang dapat melakukan sesuatu tanpa proses birokrasi yang bertingkat.

Komentar

Loading...