Unduh Aplikasi

Plt Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bener Meriah Tabrak Balita hingga Meninggal Dunia

Plt Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bener Meriah Tabrak Balita hingga Meninggal Dunia
Lokasi kejadian kecelakaan yang menyebabkan seorang Balita Meninggal dunia. Foto diambil Rabu (15/7/2020). Foto: AJNN/Fauzi Cut Syam 

BENER MERIAH - Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Kabupaten Bener Meriah mengakibatkan satu orang balita perempuan, KA yang berusia 4 tahun 7 bulan, anak pasangan Muhammad Azhari (32), dan Putriana Anjarsari (29), warga komplek perumahan Annisa Masion meninggal dunia. Kejadian ini sebenarnya terjadi beberapa waktu lalu tepatnya tanggal 11 Juli 2020, sekitar pukul 18.30 WIB

Namun sepi dari pemberitaan media, AJNN sendiri baru mengetahui hari ini. Pelakunya adalah HB (50), pekerjaan ASN warga Balee Satu, Kecamatan Bukit. HB sendiri ternyata saat ini menjabat Plt Kadis tenaga Kerja dan Tranmigrasi, Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya melalui Kasat Lantas Bener Meriah AKP Syabirin SH kepada AJNN mengatakan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Lakalantas tersebut tidak jauh dari rumah korban yang berada di Komplek Perumahan Anisa Mansion, Kebun Baru, Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah. Saat itu HB mengendarai mobil dinas Pemkab Bener Meriah, Izusu D Max Nopol BL 8023 Y dan baru pulang dari kebun yang terletak dikawasan tersebut.

Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, pihak kepolisian diperoleh informasi bahwa mobil yang dikendarai pelaku HB, keluar dari arah jalan kebun kemudian berbelok ke jalan utama komplek menuju pintu gerbang komplek perumahan Annisa Masion.

Pada saat yang sama ada tiga orang anak perempuan yang bernama KA, AZ (8) dan HM (9) sedang bermain sepeda di jalan tersebut. Lalu mobil yang dikendarai HB menabrak ketiga anak yang sedang bermain sepeda.

Akibat kejadian tersebut, KA terseret kebawah mobil bersama temannya AZ. KA meninggal dunia saat akan dirujuk ke RSUD Datu Beru, teman KA bernama AZ mengalami patah tulang bahu sehingga harus menjalani perawatan, sedangkan HM hanya mengalami lecet dan memar di bagian lutut.

Menurut Syabirin, saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Bener Meriah dan sudah diperiksa. Selain itu polisi juga secara bertahap akan memeriksa sejumlah saksi.

Hari ini pihak kepolisian datang langsung kelokasi akan meminta keterangan saksi berinisial TD, saksi ini yang melihat langsung kejadian lakalantas tersebut.

"Pelaku sendiri mengakui bahwa kejadian itu kesalahan dia. Saat kejadian pelaku di dalam mobil bersama anaknya," ujar Syabirin, Rabu (15/7) saat ditemui AJNN di rumah keluarga korban.

Kedatangan Kasatlantas bersama satu orang personil ke rumah korban untuk meminta keterangan tambahan dari sejumlah saksi yang mengetahui kejadian tersebut. Mereka bersama petugas Jasa Raharja juga datang untuk menyerahkan santunan kepada keluarga korban. Pihak keluarga korban akan menerima uang asuransi sebesar Rp 50 juta.

"Hari ini kami datang ke rumah duka, menyerahkan santunan dari Jasa Raharja dan sekaligus meminta saksi untuk hadir ke polres," ujar Syabirin

Pelaku dianggap melanggar UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan Pasal 310 ayat 3 dan 4 Jo pasal 229 tentang kecelakaan lalu lintas.

Komentar

Loading...