Unduh Aplikasi

Plt Gubernur Minta Bupati Aceh Barat Angkat Kembali Keuchik yang Dipecat

Plt Gubernur Minta Bupati Aceh Barat Angkat Kembali Keuchik yang Dipecat
Surat Plt Gubernur untuk Bupati Aceh Barat. Foto: For AJNN

ACEH BARAT - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, meminta kepada Bupati Aceh Barat, Ramli MS untuk mengangkat kembali sejumlah keuchik (kepala desa) yang sempat diberhentikan sebelumnya.

Permintaan tersebut disampaikan Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam surat bernomor 141/7582. Dalam surat itu, Gubernur Aceh miminta Bupati Aceh Barat untuk mengangkat kembali sejumlah keuchik itu sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung.

Dalam surat itu, Nova menjelaskan jika apa yang disampaikan merupakan tindak lanjut dari surat pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Barat, yang dilayangkan tanggal 5 April 2020 yang memohon audiensi dengan Pemerintah Aceh.

Menindaklanjuti surat tersebut, Pemerintah Aceh telah melakukan pertemuan secara terpisah dengan pimpinan DPRK dan pejabat Pemerintahan Aceh Barat yang saat itu dihadiri langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat beserta jajarannya berkaitan dengan aspirasi masyarakat diantarannya tindaklanjut terkait dengan pemberhentian keuchik, dan mengangkat keuchik serta tindaklanjut pasca terbitnya Putusan Mahkamah Agung nomor 351 K/TUN/2019, nomor 558 K/TUN/ 2019, dan beberapa putusan Mahkamah Agung lainnya terkait dengan pembatalan Keputusan Bupati Aceh Barat tentenag pemberhentian sementara kepala desa dan Pengangkatan Pejabat Kepala Desa.

Dala surat itu, Nova meminta kepada Bupati Aceh Barat, Ramli MS, bagi keuchik yang masi tersisa jabatannya untuk segera mengangkat para kepala desa yang diberhentikan paling lambat empat belas hari setelah surat yang dilayangkan itu.

Menyangkut dengan kepala desa yang telah berakhir masa jabatannya diminta oleh Plt Gubernur Aceh itu, agar diangkat sesuai dengan peranturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam surat itu, Nova juga menjelaskan terkait pengangkatan pejabat keuchik, berdasarkan Qanun Aceh nomor 4 Tahun 2009 Tentang Tata cara Pemilihan dan dan pemberhentian Keuchik perlu mengikuti pasal 45 dan Pasal 52.

Baca: MA Perintahkan Bupati Aceh Barat Lantik Kembali Keuchik yang Dipecat

Ia juga menegaskan dalam hal pengangatan kembali para keuchik yang sempat diberhentikan itu untuk dilaporkan kepada Pemerintah Aceh paling lambat 17 Juni 2020 ini.

Sebelumnya diberitakan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia memerintahkan Bupati Aceh Barat, Ramli MS, untuk mengangkat kembali sejumlah kepala desa (keuchik) yang dipecat oleh orang nomor satu setempat pada tahun 2018 lalu.

Sejumlah kepala desa yang diperintahkan untuk diangkat kembali tersebut yakni Kepala Desa Teupin Panah, M Salim, Keude Tanjong, Zaridon Hasyimi, Marek, Fauzan. Kesemuanya merupakan Kepala Desa di Kecamatan Kaway XVI.

Dari informasi yang diperoleh AJNN, para Kepala Desa yang diberhentikan tersebut sebelumnyanya melakukan perlawanan dengan menggugat Bupati Aceh Barat lewat Pengadilan Tata Usaha Negera (PTUN) Banda Aceh dan menang, menang di PTUN Banda Aceh, lalu Bupati Aceh Barat melalui kuasa hukumnya Agus Herliza and Partners melakukan banding ke PTTUN Medan dan kembali kalah, dan akhirnya melakukan kasasi ke MA.

Lewat kasasi yang dilakukan tersebut Bupati Aceh Barat kembali kalah dan MA memerintahkan agar Bupati Aceh Barat melantik kembali para kepala desa yang dipecatnya itu.

Aksi pemecatan para kepala desa ini juga sempat mendapat perlawanan dari warga sejumlah desa yang Kepala Desa mereka di Pecat. Perlawanan tersebut dilakukan melalui unjuk rasa yang dilakukan pada tanggal 18 Desember 2018 lalu.

Adapun jumlah kepada desa yang diberhentikan oleh Bupati Aceh Barat saat itu berjumlah 53 orang dan dari jumlah tersebut 10 orang diantaranya melakukan gugatan.

Komentar

Loading...