Unduh Aplikasi

Plt Gubernur Kembali Tak Hadiri Sidang, Iskandar Usul Gunakan Hak Interpelasi

Plt Gubernur Kembali Tak Hadiri Sidang, Iskandar Usul Gunakan Hak Interpelasi
Iskandar Usman Al Farlaky saat menyampaikan interupsi dan usulkan hak interpelasi terhadap Plt Gubernur Aceh. Foto: AJNN/Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah kembali tidak menghadiri sidang paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tentang penyampaian dan pembahasan rancangan qanun Aceh terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBA tahun 2019, Selasa (1/9).

Pengabaian Plt Gubernur Aceh terhadap dua kali agenda paripurna LPJ APBA 2019 ini membuat anggota DPRA berang dan mengusulkan penggunaan hal interpelasi terhadap Nova Iriansyah.

Baca: Plt Gubernur Tak Hadir, Paripurna Raqan LPJ APBA 2019 Ditunda

Karena merasa tidak dihargai, anggota DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky mengusulkan penggunaan hak interpelasi dewan terhadap Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah.

Iskandar mengatakan, Aceh saat ini sudah salah urus oleh Plt Gubernur, karena itu dewan sudah harus mengambil sikap sendiri yaitu menggunakan Peraturan Pemerintah Nomor 21 dan Tata Tertib DPRA.

"Aceh sudah salah urus oleh Plt Gubernur Aceh. Kita sudah berhak atas kezaliman yang dilakukan saudara Plt Gubernur Aceh," kata Iskandar Usman Al Farlaky saat menyampaikan interupsinya.

Iskandar menegaskan, legislatif memiliki hak untuk mengambil sikap tertentu terhadap kepala daerah dengan berbagai tahapan.

Tahapan pertama, kata Iskandar, DPRA harus mengajukan hak interpelasi. Bahkan, dirinya telah menyiapkan dokumen untuk ditandatangani bersama.

"Sekarang, dan segera kita mulai menggunakan hak interpelasi sebagaimana diatur Undang-Undang. Dokumen sudah ada, silahkan kepada teman-teman yang bersedia, dan seluruh fraksi menandatangani dokumen hak interpelasi ini," ujar politisi Partai Aceh itu.

Untuk diketahui, interpelasi adalah hak untuk meminta keterangan kepada pemerintah mengenai kebijakan pemerintah yang penting dan strategis serta berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat.

Namun, keputusan menggunakan hak interpelasi tersebut belum disikapi pimpinan DPRA, karena sidang terpaksa ditunda selama 30 menit guna berkomunikasi dengan Plt Gubernur Aceh.

Komentar

Loading...