Unduh Aplikasi

Plt Bupati Singkil: Empat Pilar Kebangsaan Harus Jadi Tanggungjawab Bersama

Plt Bupati Singkil: Empat Pilar Kebangsaan Harus Jadi Tanggungjawab Bersama
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Singkil H.Asmauddin

ACEH SINGKIL - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Aceh Singkil H.Asmauddin mengajak seluruh unsur masyarakat untuk bertangungjawab menjaga empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-undang Dasar, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

"Masyarakat harus bergandeng tangan serta menyadari keanekaragaman Indonesia dan senantiasa membangun toleransi, kita harus perkuat tekat dan komitmen membangun persatuan dan persaudaraan dengan semangat pancasila," kata Asmauddin dalam amanat yang disampaikannya pada Apel Bersama Kebhinekaan yang digagas Polres Aceh Singkil, Selasa (15/11) di Alun-alun Kota Singkil.

Asmauddin berharap di tengah situasi negara seperti saat ini, masyarakat Aceh Singkil untuk tetap menjaga semangat persatuan dan kedamaian di Bumi Syech Abdurrauf As-Singkili, walaupun berbeda latar belakang Suku, Agama dan Ras.

Demikian halnya dalam menghadapai pilkada serentak untuk memilih gubernur/wakil gubernur serta bupati/wakil bupati 2017 mendatang, perbedaan pilihan jangan menjadikan masyarakat terlecah belah, saling bermusuhan, tidak tegur sapa apalagi sampai berkelahi.

"Mari kita laksanakan pilkada ini dengan kesejukan dan kedamaian, siapa pun yang akan menang, itu merupakan keseluruh masyarakat," imbau Asmauddin.

Apel bersama tersebut juga diisi dengan deklarasi seruan lintas agama dan keyakinan dalam bingkai kebhinekaan. Deklarasi yang dibacakan oleh Drs.Ramlan, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) tersebut berisikan seruan bersama.

Antara lain Setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI, menjaga perdamaian dan persatuan NKRI, menjaga kerukunan dan kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa, bernegara di indonesia pada umumnya dan Aceh Singkil pada khususnya berdasarkan pancasila dan UUD 1945.

Selanjutnya mengedepankan sikap toleransi antar pemeluk umat beragama dan penganut keyakinan di Aceh Singkil, menghargai dan menjaga keberagaman suku, adat istiadat, budaya dan agama dalam bingkai bhineka tunggal ika dan siap membela negara Republik Indonesia dari setiap ancaman dan rongrongan yang mengancam kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Apel yang turut dihadiri Kapolres Aceh Singkil AKBP. M Ridwan dan unsur forkopimda lainya itu ditutup dengan penampilan kesenian budaya lintas suku di tanah sekata sepekat seperti, Tari Dampeng, Kuda Kepang, Tari Phakpak dan kesenian lainya.

Komentar

Loading...