Unduh Aplikasi

PKB-PDA Resmi Bentuk Satu Fraksi di DPRA, Syarifuddin Jadi Ketua

PKB-PDA Resmi Bentuk Satu Fraksi di DPRA, Syarifuddin Jadi Ketua
PKB dan PDA sepakat membentuk satu fraksi baru di DPRA. Foto: AJNN.Net/Fauzul Husni

BANDA ACEH - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Daerah Aceh (PDA) sepakat untuk membentuk satu fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA).

Kedua partai tersebut juga sepakat untuk menunjuk Syarifuddin sebagai Ketua Fraksi (PKB), kemudian wakil ketua, Ridwan Abubakar alias Nektu (PDA) dan sekretaris Wahyu Wahab Usman (PDA).

Pengumuman pembentukan satu fraksi itu disampaikan dalam jumpa pers yang berlangsung di salah satu warung kopi kawasan Lambaroe, Kamis (10/10) malam.

Dalam jumpa pers itu juga hadir ketua dari dua partai itu yakni Irmawan dan Tgk Muhibussabri A Wahab serta anggota DPRA dari kedua partai. Di kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan perjanjian bersama terkait pembentukan fraksi dan komposisi alat kelengkapan dewan (AKD).

Ketua PKB Aceh, Irmawan, mengatakan fraksi ini terbentuk karena PKB dan PDA memiliki aliran dan AD/ART yang sama. Sehingga diharapkan fraksi ini kedepan bisa berjalan seiring dan seirama.

Ia juga menargetkan pada periode selanjutnya PKB dan PDA harus memiliki satu fraksi masing-masing di DPRA, dan tidak harus bergabung lagi.

"Harus ada target, kalau hari ini kami bergabung, periode selanjutnya harus ada satu fraksi masing-masing PKB dan PDA," kata Irmawan.

Untuk itu, ia mengajak agar mengawal kebersamaan yang sudah dibangun ini. Sehingga dengan lahirnya fraksi bersama ini akan mampu memberikan warna baru di parlemen serta mampu menyelesaikan berbagai permasalah.

"Fraksi kami ini tidak kalah dengan fraksi lain," tegasnya.

Anggota DPR RI ini juga meminta agar tenaga ahli yang akan membantu fraksi ini adalah orang yang mampu dan sudah sangat berpengalaman di dunia parlemen. Tujuannya agar ketika penyampaian pendapat fraksi tidak kalah dengan fraksi-fraksi lainnya.

"Jangan nanti setiap adanya pandangan fraksi kita tidak siap. Makanya cari tenaga ahli harus mumpuni dan memahami," ujarnya.

Selain itu, Irmawan juga meminta agar setiap kebijakan yang dikeluarkan harus berkomunikasi dengan dengan partai. Pasalnya kalau PKB dan PDA buat salah, maka nama kedua partai ini juga yang akan rusak.

"Mari sama-sama kita kawal ini. Apabila perlu saya dan Ketua PDA juga akan turun gunung untuk memberikan pandangan dalam menyusu pandangan fraksi, ini perlu menurut saya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PDA Aceh, Tgk Muhibussabri A Wahab mengungkapkan dengan bersatunya kedua partai ini, maka secara otomatis PDA juga memiliki wakil di DPR RI yakni Irmawan.

"PKB dan PDA cocok. Prinsip keagamaan yang membuat kami tidak sulit untuk bersatu. Loby politik kami tidak tegang, karena ideologi kami sama, makanya gampang," ungkapnya.

Ia mengungkapkan kedua partai ini akan bersama bekerja sama di parlemen untuk memberikan warna baru di parlemen.

"Kami akan memberikan warna baru kepada masyarakat di parlemen," katanya.

iPustakaAceh

Komentar

Loading...