Unduh Aplikasi

Pimpinan Dewan Beralih ke Pajero Sport, Bupati Pidie Jaya Tunggang Alphard

Pimpinan Dewan Beralih ke Pajero Sport, Bupati Pidie Jaya Tunggang Alphard
Bupati Pidie Jaya Aiyub Abbas

PIDIE JAYA – Tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya beralih mengunakan mobil dinas dari Toyota Fortuner ke Mitsubishi Pajero Sport. Sementara Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya juga beralih ke mobil yang lebih mewah.

Jika pimpinan wakil rakyat Pidie Jaya memilih mobil dengan nilai Rp 673 juta, Bupati Pidie Jaya, Aiyub Abbas memilih mobil dengan harga Rp 1.27 miliar, sedangkan Wakil Bupati, Said Mulyadi, akan menunggangi mobil dengan harga Rp 1.25 miliar.

Baca: DPRK Pidie Jaya: Pimpinan Baru, Tunggangan Baru

Toyota Alphard adalah mobil yang akan digunakan Aiyub Abbas dalam waktu dekat ini, sementara Said Mulyadi akan mengunakan Toyota Vellfire. Sebelumnya Bupati Aiyub mengunakan Toyota Fortuner dan Said Mulyadi mengunakan Toyota Harrier untuk mobil dinasnya.

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pidie Jaya, M Diwarsyah, tunggangan baru bupati dan wakil bupati setempat itu sudah sesuai dengan PP Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Disamping itu, mobil dinas yang selama ini digunakan oleh dua pimpinan Pidie Jaya itu sudah layak diganti, apalagi mobil Toyota Harrier yang digunakan oleh wakil bupati sudah dipakai sejak Bupati Alm M Gade Salam.

“Mobil yang digunakan bupati dan wakil bupati saat ini kan pemakaainnya sudah lama, sudah wajar diganti, apalagi mobil wakil bupati, sudah beberapa kali mogok di jalan,” katanya.

Berdasarkan peraturan, pengadaan mobil dinas untuk pimpinan daerah adalah mobil yang berkapasitas 2.500 cc. Sebelumnya, lanjut Diwarsyah, Pemerintah Pidie Jaya berencana membeli Toyota Harrier keluaran terbaru. Namun setelah pertimbangan, maka pemerintah memutuskan untuk membeli Toyota Alphard dan Toyota Vellfire untuk mobil dinas baru bupati dan wakil bupati.

“Rencananya untuk mobil dinas baru bupati dan wakil bupati adalah Toyota Harrier yang harganya mencapai Rp 1.7 miliar lebih. Namun setelah pertimbangan, bupati memutuskan untuk membeli yang harga dibawah Harrier tersebut, jadi pilihannya Alphard dan Vellfire,” imbuh Diwarsyah.

Selain untuk Pimpinan DPRK, Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya, pemerintah setempat juga mengadakan tiga unit Toyota Innova untuk para asisten, dan satu unit Mitsubishi Expander untuk Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Pidie Jaya.

Tiga unit Innova untuk asisten dan satu unit Expander untu MPU itu menelan anggaran sebesar Rp 1.3 miliar lebih, rinciannya, harga satuan Inova Rp 356 juta, dan Expander Rp 251 juta.

“Ke sembilan unit mobil baru itu telah dibeli, tinggal pengiriman saja. Anggaran untuk semua mobil itu Rp 5.59 miliar, yang bersumber dari APBK 2019,” jelasnya.

Komentar

Loading...