Unduh Aplikasi

Pilkada tak langsung ancam peluang perempuan

Pilkada tak langsung ancam peluang perempuan
SP, Aksi tolak Pilkada oleh DPR
BANDA ACEH- Sejumlah kaum perempuan yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan (SP) Aceh menggelar Aksi di halaman gedung DPR Aceh, Senin (13/10).

Mereka menyatakan menolak Undang-undang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tak langsung yang dinilai telah menghilangkan hak politik masyarakat terutama kaum perempuan.

Koordinator SP Aceh, Cut Risma Aini, mengatakan aksi tolak UU Pilkada tersebut dilakukan secara serentak oleh SP yang ada di sejumlah provinsi di Indonesia diantaranya SP Makasar, Lampung, Padang, Jawa Timur, Palembang dan sejumlah SP lainnya.

Menurut Cut Risma, dengan pengesahan UU Pilkada pada Jum'at (26/9) lalu, DPR telah menghilangkan ruang dan hak politik perempuan untuk akses secara langsung terhadap pengambilan keputusan.

"Hak yang seharusnya dipenuhi, dilindungi dan diperkuat justru dukurangi," sebutnya.

Kata dia, upaya DPR menghilangkan untuk menghilangkan hak politik perempuan terlihat dalam dua kebijakan yang baru disahkan.

"Padahal, saat Pilkada langsung, pendidikan politik dan pemberdayan perempuan semakin menguat, perempuan berproses dalam memahami haknya sebagai warga negara, menyuarakan kepentingan dan mulai mengkritisi visi misi hingga program-program yang dikampanyekan pemimpinnya," katanya.

NAZLA

Komentar

Loading...