Unduh Aplikasi

Pijay di Canagkan Sebagai Sentra Benih Padi Aceh

Pijay di Canagkan Sebagai Sentra Benih Padi Aceh
Wpid 20141217 104122
PIDIE JAYA- Bupati Pidie Jaya, H.Aiyub Abbas mengatakan, dengan bantuan traktor dari Pemerintah Propinsi Aceh, masyarakat Pidie Jaya telah dapat menghematkan biaya untuk bajak tanah sebesar Rp 3,2 milyar. Dan untuk waktu yang akan datang Kabupaten Pidie Jaya akan menjadi sentra benih padi untuk Aceh.

" Program tanam serentak pada musim tanam rendengan tahun ini telah berjalan maksimal dan pada akhir bulan Desember ini tutup sawah akan dilakukan," sebut Bupati Aiyub Abbas pada penanaman perdana penangkaran benih padi di Desa Pulo U, Kecamatan Meureudu, Rabu (17/12).

Aiyub Abbas menuturkan, dalam memaksimalkan program tanam serentak di Kabupaten Pidie Jaya, beberapa waktu lalu pihaknya mengajukan permohana bantuan traktor ke propinsi untuk membatu masyarakat mengolah tanah.

Dengan adanya bantuan traktor tersebut, menurutnya, masyarakat Pidie Jaya telah terbantukan sedikit biaya dari  yang dikeluarkan sebulumnya. Ia menjelaskan sebulumnya petani mengeluarkan biaya olah tanah sebesar Rp 180 -Rp 200 per naleh atau seperempat hektar.

" Artinya Petanai telah dapat menghemat biaya olah tanah Rp 100 ribu per naleh. Kalkulasi biaya yang di hemat petani Pidie Jaya dengan luas lahan 1867 hektar kira kira telag menghemat Rp 3,2 milyar, ini suatu hal yang sangat luar biasa," ungkapnya.

Sementara, Kadis Pertanian dan Perternakan (Distannak) Aceh pada kesempatan yang sama, diwakili Kabid Produksi Agus Bambang W mengatakan, penanaman perdana penangkaran benih padi yang dilakukan hari ini sejalan dengan janji menteri pertanian RI yang berkunjung ke aceh pekan lalu.

" Pak mennteri saat berkunjung ke Aceh beberapa hari yang lalu sudah berjanjin untuk memfungsukian Unit Prosesing Benih (UPB) di bulan April 2014, padi yang  di areal seluas 370 hektar ini akan di jadikan benih," sebut Agus. 

Ia memaparkan, dengan akan di fungsikannya UPB tersebut kedepan Aceh tidak perlu lagi mendatang benih dari Sumatra dan Pulau Jawa, karena Aceh telah dapat memproduksinya sendiri di Kabupaten Pidie Jaya yang dapat mensuplai kebutuhan benih seluruh kabupaten kota di Aceh dan tentu dengan Kualitas yang tidak kalah.

IKHSAN PM

Komentar

Loading...