Unduh Aplikasi

Piala Dunia, Ramadhan dan Pemilu

Piala Dunia, Ramadhan dan Pemilu
Kartun pemilu
OLEH: RENDRA PAKUAJI, S.Psi

BEBERAPA waktu yang lalu, tepatnya tanggal 13 Juni 2014 dunia baru saja menyambut digelarnya perlombaan sepak bola Piala Dunia 2014 di Brazil. Serentak masyarakat dari seluruh penjuru dunia merayakannya dan tidak pernah memilih untuk melewatkan satu pun pertandingan demi seluruh pertandingan yang semuanya disiarkan secara langsung.




Bagi kita Indonesia, semua pertandingan tersebut hanya bisa disaksikan pada malam hari. Sebagai catatan perbedaan waktu antara Indonesia bagian barat (WIB) dan Rio de Janeiro adalah 10 jam mundur , 11 jam untuk Indonesia bagian tengah (WITA) dan 12 jam untuk Indonesia bagian timur (WIT).


Dikaitkan dalam kehidupan sosial bermasyarakat, Piala Dunia adalah salah satu hal penting dimana hal tersebut tentu saja akan menyita waktu istirahat sebagian besar masyarakat kita pada umumnya, karena Piala Dunia hanya diselenggarakan empat tahun sekali; Ini adalah pesta besar.


Dilain pihak, bulan suci Ramadhan pun akan segera datang menyapa seluruh umat muslim diseluruh penjuru dunia. Sebagai negara dengan penganut agama Islam terbesar di dunia, indonesia memiliki budaya tersendiri dalam menyambut bulan suci tersebut.


Ramadhan adalah merupakan bulan penuh rahmat. Dalam bulan ini manusia diuji, dengan cara berpuasa dari makan minum dan berpuasa dari hawa nafsu. Pada bulan ini kita diperintahkan memperbanyak ibadah.


Masih diwaktu yang bersamaan, tiba pula pesta demokrasi di tanah air tercinta, segera digelar yaitu Pemilihan Presiden periode 2014 – 2019. Dua pasangan calon Prabowo – Hatta dan Jokowi – Jussuf Kalla akan merebut simpati rakyat Indonesia. Satu suara menjadi sangat berharga bagi perubahan negara ini.


Kita sebagai Rakyat Indonesia harus menggunakan hak pilih. Menggunakan hak pilih berarti kita berani memperjuangkan nasib bangsa untuk pembangunan lebih baik.


Kedua pasangan tersebut tentu memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi inilah putra terbaik bangsa yang akan memimpin Indonesia.


Seorang tokoh Logotherapy yang bernama Viktor Frankl dalam teorinya tentang kebermaknaan hidup mengatakan bahwa “satu-satunya yang tidak dapat direbut dari seorang manusia adalah kebebasan untuk memilih”.


Sebagai contoh, pada zaman penjajahan Jepang, seorang Romusha (kerja paksa) dipaksa untuk bekerja keras melaksanakan perintah demi menyelamatkan hidupnya karena apabila seorang Rhomusha tidak mau mengikuti perintah untuk bekerja, maka serdadu Jepang segera mencabut nyawa Romusha tersebut dengan menembakkan peluru ke tubuhnya.


Dalam situasi tersebut dapat kita sandingkan bahwa teori Viktor Frankl tersebut benar adanya, artinya bahkan nyawa pun bisa direnggut dari seorang diri manusia namun demikian “hak memilih” sama sekali tidak dapat disentuh.


Hal ini menunjukkan bahwa serdadu Jepang boleh kapan saja merenggut nyawa dari setiap Romusha yang ada, akan tetapi Romusha-lah yang bisa menentukan pilihan bagi dirinya, mengikuti perintah agar dia tetap hidup, atau melawan perintah dan berakhir dengan kematian.


Ketika kita kaitkan dengan tiga kondisi diatas, piala dunia yang sudah tentu menyita waktu istirahat kita, di lain pihak kita harus manfaatkan bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini dengan sebaik-baiknya, serta pesta demokrasi bangsa indonesia yang juga membutuhkan peran serta dari segenap bangsa Indonesia.


Mari kita manfaatkan waktu untuk beribadah dibulan suci ini, nikmati Pesta Piala dunia sebagai pelengkap kehidupan sebagaimana mestinya, dan jangan lupa gunakan hak pilih kita pada tanggal 9 Juli 2014.Satu hal yang kini kita sadari, bahwa dalam keadaan hidup seburuk apa pun, kita selalu punya pilihan.


Rendra Pakuaji, S.Psi adalah  Trainer Psikologi


Kyriad Muraya Hotel Aceh

Komentar

Loading...