Unduh Aplikasi

Pewaris Kerajaan Aceh Darussalam Gelar Upacara Pengibaran Bendera Alam Pedang

Pewaris Kerajaan Aceh Darussalam Gelar Upacara Pengibaran Bendera Alam Pedang
Keluarga besar Kerajaan Aceh Darussalam kibarkan Bendera Alam Pedang simbol pemersatu. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Keluarga besar pewaris Kerajaan Aceh Darussalam mengelar upacara pengibaran bendera Merah Putih dan Bendera Alam Pedang di Istana Darul Ihsan, Blang Oi, Banda Aceh, Kamis (20/8).

Upacara pengibaran bendera Merah Putih dan Bendera Alam Pedang dipimpin pewaris dan pengemban amanat Kerajaan Aceh Darussalam, Paduka Tuanku Muhammad (I) ZN Al Haj.

Bendera Merah Putih dikibarkan pertama diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan pengibaran bendera Alam Pedang yang diiringi selawat oleh sekelompok orang.

Para peserta upacara yang menghadiri mengenakan baju adat Aceh. Termasuk mengenakan lencana penghargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Paduka Diradja Kerajaan Aceh Darussalam juga membacakan maklumat yang berisikan, bendera alam pedang bukan hanya sekedar simbol, akan tetapi simbol semangat perjuangan penyebaran dakwah Islamiyyah di Nanggroe Aceh Darussalam.

Sekretaris Majelis Istiadat Diradja Kerajaan Aceh Darussalam, Teuku Happi menyebutkan pelaksanaan pengibaran bendera Alam Pedang dilaksanakan sebagai simbol peradaban untuk mengembalikan semangat pemersatu masyarakat Aceh.

"Maka dari itu setiap tahun baru Islam 1 Muharram, bendera Alam Pedang kita kibarkan sebagai momentum mengembalikan semangat dan kejayaan yang pernah diraih bangsa Aceh sejak dahulu," katanya.

Bendera Alam Peudang sebagai bendera pembawa risalah ke Islaman, keagamaannya dan adat istiadat yang merujuk nilai Pancasila sebagai falsafah kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pengibaran bendera Alam Pedang ini, kata Teuku Happi, merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan setiap tahun baru Islam dengan makna sebagai simbol peradaban sejarah Aceh.

"Bendera alam peudeng ini merupakan warisan yang telah ada ratusan tahun sebagai martabat dan semangat orang Aceh," katanya.

Husaini Ibrahim, sejarahwan dan arkeolog Aceh yang hadir upacara pengibaran bendera Alam Pedang tersebut menyampaikan bahwa bendera alam pedang ini sudah cukup terkenal di masa kerajaan dulu.

"Kerajaan Aceh Darussalam sudah ada sejak masa kejayaan Sultan Iskandar Muda pada abad XVII Masehi ," ujarnya.

Menurut Husaini, bendera Alam Pedang tidak bertentangan, karena ini merupakan bendera adat yang sudah ada sejak masa kerajaan.

"Ketika kita berbicara adat, maka ini tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia," ungkapnya

Pengibaran bendera Alam Pedang dilaksanakan tidak seperti tahun sebelumnya. Dimana pelaksanaannya dihadiri beberapa pewaris kerajaan Nusantara. Namun, karena pendemi Covid 19 pelaksanaannya dilakukan secara sederhana.

Idul Fitri - Disdik
Idul Fitri - BPKA
Idul Fitri - ESDM Aceh
Idul Fitri - Disbudpar
Idul Fitri- Gubernur Aceh

Komentar

Loading...