Unduh Aplikasi

Petugas Temukan 5 Kilogram Ganja di Pekarangan Lapas Kelas II B Meulaboh

Petugas Temukan 5 Kilogram Ganja di Pekarangan Lapas Kelas II B Meulaboh
Barang bukti berupa bong (alat hisap sabu), serta sabu 3 paket kec di Lapas Kelas II B Meulaboh

ACEH BARAT - Sebelum mengamankan tiga paket kecil sabu ukuran 0,51 gram dari tangan RM (sebelumnya tertulis TM), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Meulaboh ternyata terlebih dulu menemukan ganja di pekarangan Lapas.

Ganja di pekarangan Lapas itu ditemukan seminggu sebelum RM terciduk memiliki sabu, di dalam sel tahanan Lapas.

Kepala Lapas Kelas II B Meulaboh, Said Syahrul mengatakan, ganja yang ditemukan di pekarangan Lapas atau tepat dibalik gedung kamar tahanan minggu lalu seberat 5 kilogram.

Baca: Petugas Lapas Meulaboh Temukan Napi Baru Siap Pakai Sabu di Kamar Tahanan

"Sebenarnya sebelumnya, tepat minggu lalu dibelakangan penjara, di dekat tembok pagar kita memang sudah dapatkan ganja diisi dalam jiregen dengan berat lima kilogram, dan satu paket kecil sabu juga berdekatan dengan ganja itu. Tapi kita tidak tahu siapa pemiliknya," kata Kalapas Kelas II B Meulaboh, Said Syahrul.

Ganja dan sabu yang ditemukan minggu lalu, kata dia, dilempar dari balik tembok belakang penjara. Mudahnya barang harap itu disusupi dari balik tembok, kata dia, lantaran dibelakang Lapas tersebut merupakan area sawah serta hutan.

Setelah itulah, pihaknya menggelar razia pada Sabtu, (30/1) pukul 03.00 WIB pagi. Razia sengaja dilakukan dini hari agar tahanan di Lapas tersebut tidak dapat menghilangkan barang bukti.

"Dan kita berhasil mengamankan RM dan barang bukti berupa tiga paket kecil sabu dan alat hisap. Tapi kita tidak tahu apakah ganja dalam jiregen dan sabu dalam bola kasti ini juga punya RM, tapi sudah kita serahkan ke Polisi pada saat kita temukan," sebut Said.

Terkait dengan adanya barang bukti ditangan RM berupa sabu dan alat hisap serta spet, kata Said, ia belum tahu bagaimana barang haram itu masuk ke dalam Lapas.

Kata dia, saat ini pengamanan di Lapas itu sangat ketat mulai dari pintu masuk, semua barang yang dibawa pengunjung diperiksa, termasuk pemeriksaan tubuh agar tidak adanya penyelinapan barang haram itu.

"Setelah kita dapatkan RM memiliki narkoba, semua sipir dan petugas lainnya kita panggil dan periksa, namun saat ini belum ada indikasi keterlibatan petugas kita. Kita duga ini kejadiannya sama dilemparkan balik tembok," ucapnya.

 

Komentar

Loading...