Unduh Aplikasi

Petugas Biro Rektorat USK Dihadang Warga, Samsul: Itu Rumah Negara

Petugas Biro Rektorat USK Dihadang Warga, Samsul: Itu Rumah Negara
Rektor Universitas Syiah Kuala, Samsul Rizal. Foto: IST.

BANDA ACEH - Dua hari lalu, tim Biro Rektorat Universitas Syiah Kuala (USK) bagian perlengkapan dan bagian lelang dihadang oleh warga Komplek Pelajar Mahasiswa (Kopelma) Darussalam, Kamis (18/2/2021) sekitar pukul 11.00 WIB

Dalam video yang beredar, tampak para petugas itu dihadang oleh warga Kopelma Sektor Timur dan menanyakan kepada petugas itu ada surat tugas atau tidak.

Namun tim dari Biro Rektorat itu tidak bisa menunjukkan surat tugasnya. Selain itu yang membuat warga geram, para petugas masuk ke pekarangan rumah dosen itu tanpa ada pemberitahuan dan tanpa ada izin sebelumnya.

Baca: Masuk Tanpa Surat Tugas, Petugas Biro Rektorat USK Dihadang Warga Kopelma

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Samsul Rizal saat dikonfirmasi AJNN mengatakan, setiap petugas yang diturunkan ada surat tugasnya.

"Setiap petugas pasti sudah ada suratnya, mereka datang dengan Tim dan Polisi," kata Samsul kepada AJNN, 20/2/2021).

Ia mengatakan, terkait video yang beredar, menurutnya video itu tidak jelas darimana. Sebab kata Samsul, rumah yang ditinggali oleh dosen itu adalah rumah negara.

"Ini rumah negara dan atas nama Kemendikbud Universitas Syiah kuala," jelasnya.

"Tanyakan kepada yang tinggal, apa mereka punya surat-surat bisa tinggal dan baca aturan dan ketentuan perundang-undangannya," sambungnya.

Saat AJNN menanyakan nantinya rumah dosen yang berada di sektor timur Kopelma Darussalam, akan dibangun apa?, ia mengatakan, nantinya rumah tersebut segera dibangun gedung FKIP.

"Sudah dibangun Fakultas Hukum dan segera dibangun FKIP," pungkasnya.

Komentar

Loading...