Unduh Aplikasi

Petisi 'Selamatkan Rossi' Sudah Tembus 300 Ribu Tanda Tangan

Petisi 'Selamatkan Rossi' Sudah Tembus 300 Ribu Tanda Tangan
Petisi selamatkan rossi sudah tembus 300 ribu tanda tangan XZC, Foto: Sindonews/Change.org
Dukungan mengalir deras untuk menyelamatkan Valentino Rossi dari hukuman Race Director MotoGP terkait insiden dengan Marc Marquez di GP Malaysia. Baru 24 jam dibuka, 300 ribu tanda tangan sudah terkumpul.

Fox Sport, Selasa (27/10/2015) melansir, petisi yang digalang oleh Nicholas Davis dari Inggris di Change.org sudah mendapat tanda tangan sebanyak 300 ribu tanda tangan. Itu artinya, fans The Doctor kian berpeluang untuk menggugat keputusan Race Director. Kini, petisi terus mengeruk dukungan dunia dengan menargetkan 500 ribu tanda tangan terkumpul.

Davis selalu penggagas petisi menyebut, langkah ini juga serta merta menyelamatkan integritas MotoGP yang runtuh akibat membuat keputusan yang salah terkait insiden Rossi vs Marquez. "Integritas MotoGP sudah jatuh menjijikkan," tulisnya dalam petisi tersebut.

Petisi ini ditujukan kepada ketua Race Direction MotoGP Mike Webb, FIM Official, UFIM Official, serta bos tim Yamaha Lin Jarvis. Davis menambahkan, aksi Rossi di GP Malaysia kemarin tak lepas dari konfrontasi yang dilakukan Marquez.

"Anda bisa memaafkan taktik kotor dengan menekan Valentino Rossi yang mengejar gelar juara dunia setelah dilecehkan dan disabotase oleh Marc Marquez. Membenarkan keputusan anda dengan mengaku tidak ada aturan soal aksi Marquez adalah hal yang tidak jelas seperti mengatakan tidak ada aturan untuk mencegah pembalap mengincar pembalap lain dengan senjata," tambahnya.

Petisi ini sudah diterjemahkan ke dalam lima bahasa yakni Italia, Spanyol, Jepang, Prancis, dan Indonesia. Sebelumnya, petisi tersebut baru menghasilkan 120 ribu tanda tangan untuk membela pembalap Movistar Yamaha tersebut.

Insiden Rossi vs Marquez memang sudah diputuskan di mana Rossi dianggap bersalah. Hukumannya yakni Rossi diganjar penalti tiga poin yang membuatnya mesti start di posisi terbuncit di GP Valencia, 8 November mendatang.

SINDONEWS

Komentar

Loading...