Unduh Aplikasi

EKSES DEMO DI KANTOR CAMAT

Peternak Ayam Gugat Kepala Desa Rp 1 Miliar

Peternak Ayam Gugat Kepala Desa Rp 1 Miliar
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH TAMIANG - Kepala Desa Kampung Jamur Jelatang, Juparto digugat oleh seorang peternak ayam ke Pengadilan Negeri Kualasimpang. Penggugat mengklaim telah dirugikan secara materi hingga Rp 1 miliar.

Sidang perdana gugatan ini seharusnya dilangsungkan di Pengadilan Negeri Kualasimpang, Rabu (10/7) dini hari. Namun karena ada kesalahan penulisan identitas tergugat, agenda sidang ditunda dan akan dimulai kembali pekan depan.

Gugatan terhadap Juparto dilayangkan oleh Sutriono, peternak ayam di Jamur Jelatang yang merasa telah dirugikan oleh aksi massa. Kasus ini berawal dari aksi protes warga dengan cara berunjuk rasa ke kantor Camat sehingga tempat peternakan ayam yang dikelola Sutriono disuruh tutup.

Massa menuduh peternakan itu telah menyebabkan munculnya hama lalat yang menyerang kenyamanan warga.

Baca : Warga Tujuh Desa di Tamiang Geruduk Kantor Camat

Dalam gigatan tersebut, Sutriono menuding massa telah menjarah sejumlah barang pribadinya, seperti timbangan, setrika, cangkul, bola lampu hingga ayam. Kejadian ini kata dia disaksikan perangkat kecamatan, termasuk Datuk Penghulu Jamur Jelatang, Juparto, waktu itu.

"Mereka memaksa saya menutup peternakan yang merupakan satu-satunya tempat saya mencari nafkah," kata Sutriono memberi alasan sehingga melayangkan gugatan ke PN Kualasimpang.

Terpisah, Juparto menilai gugatan yang dilayangkan atas dirinya salah alamat. Kata dia, keberadaan dirinya di lokasi kejadian waktu itu justru untuk menenangkan massa. Dia memastikan tidak ada memprovokasi warga, apalagi terlibat penjarahan.

"Saya terkejut, kok tiba-tiba saya digugat. Saya ada di situ karena mencoba menenangkan warga saya," kata Juparto.

Dalam gugatan itu Juparto dituntut membayar ganti rugi Rp 1 miliar. Dirincinya kerugian ini terdiri atas denda pengembalian ayam Rp 10 juta, pembuatan kandang Rp 430 juta, dan operasional sebanyak lima kali Rp 225 juta.

Komentar

Loading...