Unduh Aplikasi

Petani Sawit Asal Abdya Mengeluh Harga TBS Turun Setiap Bulan Ramadhan

Petani Sawit Asal Abdya Mengeluh Harga TBS Turun Setiap Bulan Ramadhan
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH BARAT DAYA - Petani kelapa sawit di Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluh turunnya harga Tandan Buah Segar (TBS) setiap memasuki bulan puasa Ramadhan.

“Hampir setiap memasuki bulan puasa, harga sawit selalu turun tanpa sebab yang jelas,” kata Jasman, petani sawit asal Kecamatan Kuala Batee, saat dihubungi AJNN, Minggu (18/4).

Menurut Jasman, harga sawit sebelum memasuki bulan puasa masih bertahan Rp 1.450 rupiah per kilogram, tetapi saat memasuki bulan puasa harga sawit mengalami penurunan harga mencapai Rp 150 rupiah per kilogram.

“Sebelum puasa kemarin harga sawit saya diambil sama toke Rp 1.450 rupiah per kilogram, tapi sekarang diambil Rp 1.300 rupiah per kilogram, sehingga ada penurunan harga Rp 150 rupiah per kilogram” sebutnya.

Kata jasman, menurut informasi yang disampaikan toke, harga tandan buah segar akan mengalami penurun kembali dalam waktu dekat ini. Sehingga, dirinya ikut mempertanyakan penyebab harga jual tandan buah segar kelapa sawit turun setiap memasuki bulan puasa.

“Kita bingung juga kenapa setiap memasuki bulan puasa harga sawit selalu turun, padahal setiap memasuki bulan puasa sawit yang dipotong selalu meningkat,” tuturnya.

Jasman berharap, agar Pemerintah Aceh untuk mengatasi permasaalahan harga sawit yang selalu turun menjelang puasa, sebab dengan turunnya harga sawit pendapatan masyarakat juga berkurang. Sehingga berdampak pada sector ekonomi.

“Sekarang harga sawit turun, tentu akan berdampak ditingkat ekonomi masyarakat, karena kalau berdampak terhadap ekonomi masyarakat tentu juga ikut berdampak pada pasar,” tutupnya.

Komentar

Loading...