Unduh Aplikasi

Petani Gunakan Cara Tradisional Antisipasi Hama Burung Pipit

Petani Gunakan Cara Tradisional Antisipasi Hama Burung Pipit

ACEH BARAT DAYA - Meski dirasa masih kurang efektif pemanfaatannya, tetap saja sejumlah petani di Kecamatan Blangpidie dan sebahagian wilayah lainya dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hingga kini masih menggunakan cara tradisional untuk mengantisipasi hama burung pipit yang saban hari menyerang buah padi muda milik petani setempat.

"Kawanan burung pipit terus menyerang buah padi muda saat ini," kata salah seorang petani Blangpidie, Agus Saputra kepada AJNN, Minggu (25/12).

Menurutnya, para petani saat ini merasa sangat kesulitan untuk memberantas hama burung pipit yang saban hari terus menyerang buah padi tanpa kenal waktu.

"Yang ada istirahat cuma saat malam, kemudian pukul6.00 WIB kembali lagi kesawah untuk menghalau burung, kalau terlambat, otomatis ribuan ekor burung pipit akan menyerang buah padi muda," kata Agus.

Untuk mengantisipasi hama tersebut tambah Agus, ia bersama dengan petani lainnya terus berupa untuk menghalau burung tersebut meski harus menggunakan alat dan cara tradisional.

"Kami menggunakan kaleng bekas, besi, tali, kantong plasti bekas dan pita, untuk mengusir hama burung disawah," ujarnya.

Hasilnya lanjut Agus, sedikit membantu para petani meski tidak begitu efektif namun itulah cara-cara yang bisa mereka lakukan.

"Dengan kami pasang orang-orangngan dan bunyi-bunyian dari kaleng bekas sepertinya sedikit membatu," jelasnya.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...