Unduh Aplikasi

Petani Cabe di Abdya Gagal Panen

Petani Cabe di Abdya Gagal Panen
Salah seorang petani memperlihatkan batang cabe miliknya yang gagal panen akibat diserang hama. Foto: Julida Fisma.
ACEH BARAT DAYA – Ratusan hektar lahan pertanian cabe merah di Dusun Sentosa, Gampong (Desa) Lhang, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengalami gagal panen. Pasalnya, bibit dan batang cabe yang sudah ditanami petani diserang penyakit jamur pembusuk akar. “Kurang lebih hampir ratusan hektar lahan milik petani gagal panen, dengan luas lahan yang berbeda-beda,” ungkap salah seorang petani cabe Zulbaili kepada wartawan, Jumat (29/4).

Menurutnya, kejadian itu tidak saja terjadi pada tanaman cabe miliknya, akan tetapi juga dirasakan oleh sejumlah petani cabe lain di desanya. “Sudah bertahun tahun melakoni pekerjaan sebagai petani cabe, tetapi tidak pernah terjadi seperti saat ini, dan itu bukan saja tanaman milik saya tetapi hampir sebagian besar mengalami hal yang sama,” keluh Zulbaili.

Dirinya mengaku tidak tahu, mengapa batang cabe yang sudah ditanami begitu luas tiba-tiba diserang penyakit jamur pembusuk akar, padahal dia bersama petani lainya sudah melakukan pola tanam yang baik sesuai dengan pengalamannya selama ini. “Tidak tahu kenapa, usai ditanam dengan panjang lima centimeter tiba-tiba kondisi daunnya mengulung dan layu, padahal kami sudah mengikuti pola tanam seperti biasa,” ujar Zulbaili yang juga dibenarkan oleh petani lainnya.

Ia bersama dengan sejumlah petani lainnya hanya bisa pasrah dengan kondisi yang ada tanpa bisa berbuat banyak. ”Yang pasti bingung bagaimana mengatasi masalah ini,” ulasnya.

Terkait masalah itu, Kepala Badan Penyuluh Pertanian, Perkebunan, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Abdya, Ruslan Adly mengakui, pihaknya juga telah melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi lahan cabe itu. Menurutnya, tanaman cabe-cabe itu harus diganti untuk tidak menular ke lahan-lahan lainnya.

Diakuinya, dari pantauan pihaknya penyebab cabe-cabe tersebut gagal panen bisa saja disebabkan oleh cuaca maupun bibit yang mungkin sudah bermasalah. ”Walaupun ini bukan bantuan pemerintah, kita sebagai pihak penyuluh juga akan memberikan bantuan penyuluhan kepada petani-petani cabe itu,” sebutnya.

Selain itu, dirinya mengatakan akan melakukan koordinasi dengan pihak Distannak Abdya untuk mengatasi tidak digarapnya lahan oleh para petani cabe itu. ”Kita harapkan lahan-lahan cabe itu bisa diolah kembali untuk tanaman lain, termasuk padi ataupun menanam cabe kembali,” ujarnya.

Komentar

Loading...