Unduh Aplikasi

PETA: Apapun Alasan, Aksi Kekerasan Tidak Bisa Ditolerir

PETA: Apapun Alasan, Aksi Kekerasan Tidak Bisa Ditolerir
Bardan Sahidi.
ACEH TENGAH - Front Pembela Tanah Air (PETA) mengecam sikap sekelompok orang yang mencederai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Bardan Sahidi. Mereka juga mengecam aksi pemukulan yang dilakukan kelompok itu kepada pejabat lainnya sembari menyebut aksi itu tidak dapat ditolerir, apapun alasannya.

“Pemukulan terhadap Bardan Sahidi dan pejabat lain di Tanah Gayo tidak boleh dibiarkan. Aksi premanisme ini akan berpengaruh pada psikologi masyarakat. Apalagi Takengon dan adalah daerah yang aman,” kata Komandan PETA Zainuddin Cibro alias Udin Brewok di Takengon, Aceh Tengah, Selasa (1/3).

Bardan Sahidi, dipukul oleh orang tak dikenal saat berada di salah satu warung kopi di Simpang Empat, Kecamatan Bebesen, Aceh Tengah, Sabtu pekan lalu. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Pukulan menggunakan benda keras itu membuat Bardan tersungkur. Dia menderita luka parah di bagian kepala dan harus menjalani perawatan di rumah sakit setempat.

Baca: Anggota DPR Aceh Dipukul

Zainuddin mengimbau masyarakat Aceh Tengah untuk tetap mengedepankan jalan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan. Tidak dengan mengambil jalan kekerasan yang malah menambah masalah.

Zainuddin juga meminta kepolisian mengusut tuntas kasus ini. Menurut dia, hukuman setimpal akan memberikan efek jera bagi pelaku. Polisi, kata dia, tak perlu ragu untuk bertindak.
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...