Unduh Aplikasi

Pesona Wisata Bahari Pulo Keuh Aceh Jaya

Pesona Wisata Bahari Pulo Keuh Aceh Jaya
Keindahan destinasi wisata Pulo Keuh Aceh Jaya. Foto: Ist

ACEH JAYA - Pulau Keuh merupakan salah satu dari sekian banyak keindahan alam sektor bahari di Bumoe Poe Teumeureuhom Daya, Aceh Jaya. Lokasinya tidak terlalu jauh dari Kota Calang, ibu kota Kabupaten Aceh Jaya, tepatnya di Kilometer 122, Gampong Patek, Kecamatan Darul Hikmah, Aceh Jaya. Lokasi wisata itu sudah mulai diketahui publik sejak November 2017 lalu.

Selain airnya yang jernih dan tenang, Pulau Keuh juga memiliki hamparan pasir putih juga dikelilingi pohon kelapa di sepanjang pantai. Keberadaan terumbu karang yang dihiasi oleh ikan-ikan menjadikannya sebagai salah satu lokasi terbaik untuk spot snorkeling di Aceh Jaya.

Ketua Pegiat Wisata Aceh Jaya, Almuzzammil, mengatakan jika lokasi Pulo Keuh ini dapat ditempuh sekitar 15 menit dari Dermaga Gampong Patek, dengan menggunakan spit boat dengan kapasitas penumpang 10 orang.

"Kalau jaraknya ada sekitar 1 km, dan tarifnya hanya 50/orang untuk pulang pergi," kata Almuzzammil kepada AJNN, Minggu (31/3).

Zammil juga mengungkapkan jika Pulo Keuh, juga salah satu lokasi paling cocok untuk memancing, apalagi pada November 2017 lalu, juga sudah pernah diadakan Keuh Island Fishing Competition, yang pesertanya mencapai 250 orang, dari berbagai wilayah seperti Aceh Besar, Banda Aceh, Bireuen, Lhokseumawe, Langsa, Meulaboh, dan Aceh Jaya.

Keindahan destinasi wisata Pulo Keuh Aceh Jaya. Foto: Ist

"Pantainya masih sangat alami, sangat cocok bagi pelancong yang ingin memanjakan pikiran yang saat ini terlalu sibuk memikirkan beban," kata Zammil.

Namun, karena masih keterbatasan transportasi, membuat para pengunjung harus memberitahukan terlebih dulu satu hari sebelumnya kepada pihak pengelola supaya bisa dikondisikan tranpotasi menuju ke Pulo Keuh.

"Jika ada yang mau kesana bisa menghubungi dulu pengelolanya atas nama Habibi Cp 0852-7776-3538," ujarnya.

Selain itu, ia berpesan kepada para pengujung diwajibkan untuk melapor dan menjaga keaslian pulau tersebut dengan tidak membuang sampang sembarangan, dan dilarang pergi bagi yang non murhim serta dilarang berkunjung pada setiap hari Jum'at.

"Walaupum belum ada sama sekali fasilitas umum, kami berharap setiap pengunjung agar tetap menjaga kebersihan pantai dan tidak merusak terumbu karang," jelasnya.

ADV

iPustakaAceh

Komentar

Loading...