Unduh Aplikasi

Empat Perusahaan Sepakat Perbaiki Jembatan di Singkil

Empat Perusahaan Sepakat Perbaiki Jembatan di Singkil
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid bersama sejumlah Kepala SKPK dan perwakilan perusahan meninjau kondisi jembatan handel. Foto: Edi Putra

ACEH SINGKIL - Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid meminta empat perusahaan Pemegang Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan Kelapa Sawit diwilayah itu ikut andil dalam meperbaiki kerusakan jembatan Handel yang menjadi akses penghubung tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Gunung Meriah Singkohor dan Kuta Baharu.

Menyahuti keluahan warga atas kerusakan jembatan yang menjadi penopang perekonomian ribuan warga diwilayah itu, Jum'at (5/1) sore, bupati memanggil empat pimpinan perusahaan, masing-masing PT. PLB Astra, PT. Nafasindo, PT. Runding Putra Persada dan PT. Ensem Lestari ke kantornya.

Dalam rapat terbatas itu, bupati meminta empat perusahaan tersebut segera memperbaiki jembatan yang rusak. Bukan tanpa alasan permintaan itu lantaran salah satu penyebab kerusakan jembatan yang membentang diatas sungai cinendang itu adalah melintasnya truck-truck pengangkut CPO dan Kelapa Kelapa Sawit perusahaan yang melebihi ambang batas.

"Empat perusahaan itu sudah sepakat memperbaiki kerusakan dengan cara patungan, saya minta ini cepat diperbaiki karena ini akses vital bagi warga " kata Dulmusrid, Sabtu (6/1).

Di tempat yang sama, Muzni Kepala Dinas PUPR Aceh Singkil menyebutkan, pihaknya akan mengusulkan pembuatan jembatan baru kepada pemerinta provinsi Aceh menggunakan dana Otonomi Khusus dengan nilai anggaran 30 Miliar Rupiah.

"Tahun ini kami usulkan, Insyaallah diterima, sehingga tahun 2019 sudah bisa dikerjakan," kata Muzni.

Untuk diketahui, Jembatan Handel yang berkonstruksi baja bailey tersebut merupakan jembatan Transmigrasi yang dibangun semasa Aceh Singkil masih menjadi bagian dari Kabupaten Aceh Selatan. Plat lantai jembatan itu telah berulangkali diperbaiki namun tidak bertahan lama.

Komentar

Loading...