Unduh Aplikasi

Perusahaan Bunga di Aceh Ekspor Aglaonema ke Jepang

Perusahaan Bunga di Aceh Ekspor Aglaonema ke Jepang
Aglaonema, tanaman hias suka talas, yang diekspor ke Jepang di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blangbintang, Aceh Besar, Rabu (24/2/2021). Antara Aceh/HO/Bea Cukai Banda Aceh

BANDA ACEH - Perusahaan bunga binaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Banda Aceh mengekspor aglaonema, tanaman hias sejenis talas, untuk dipasarkan di Jepang.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Banda Aceh Heru Djatmika Sunindya di Banda Aceh, Kamis, mengatakan ekspor ini merupakan yang pertama dan memotivasi pelaku usaha lainnya memasarkan produk keluar negeri.

"Nilai ekspor aglaonema tersebut mencapai 2,556 dolar Amerika Serikat dengan jumlah mencapai 117 batang. Pengiriman dari Banda Aceh menggunakan pesawat udara dan transit di Banda Aceh," kata Heru Djatmika Sunindya.

Heru Djatmika Sunindya mengungkapkan, perusahaan ekspor adalah CV Mata, binaan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Banda Aceh.

Aglaonema yang dipasarkan ke Jepang tersebut, lanjutnya, sudah memiliki izin ekspor bibit tanaman yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian.

Aglaonema merupakan tanaman yang tumbuh di wilayah tropis. Tidak hanya populer di dalam negeri, tanaman hias asal Aceh ini juga memiliki potensi pasar di negeri matahari terbit tersebut.

Selain itu, ujar dia, aglaonema yang diekspor tersebut telah lulus uji laboratorium yang dikeluarkan Stasiun Karantina Pertanian Banda Aceh. Serta dokumen pemberitahuan ekspor didaftarkan di Kantor Bea Cukai Banda Aceh pada 20 Februari 2021.

"Ekpor tanaman hias ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi pelaku usaha lainnya di Aceh untuk membangkitkan semangat ekspor komoditas yang ada di provinsi ujung barat Indonesia tersebut," katanya.

Ia mengatakan Kantor Bea Cukai Banda Aceh berkomitmen mendorong pelaku usaha terus beraktivitas dalam menyukseskan program pemulihan ekonomi nasional.

"Kami juga memetakan potensi ekonomi di wilayah kerja Kantor Bea Cukai Banda Aceh untuk mendorong kegiatan ekspor guna menjaga stabilitas perekonomian negara," kata Heru.

Komentar

Loading...