Unduh Aplikasi

Perusahaan Asal Perancis Bakal Berinvestasi di Pidie

Perusahaan Asal Perancis Bakal Berinvestasi di Pidie
Ilustrasi. Foto: Net

PIDIE - Perusahaan asal Perancis, Akuo Energy bakal berinvestasi di bidang energi terbarukan di Kabupaten Pidie dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Krueng Meukup di Kecamatan Geumpang.

Manajer Proyek Akuo Energy di Indonesia, Karya Jaya Ginting, Selasa (24/6) mengatakan, potensi listrik PLTA yang akan dikembangkan di Kabupaten Pidie dengan kapasitas 15 Mega Watt dengan biaya investasi kurang lebih USD 30 juta akan tetapi tergantung design study yang dilakukan nanti.

"Kita telah memprentasikan projeknya kepada Bupati Pidie untuk permohonan rekomendasi prinsip dari pemerintah setempat supaya dapat memulai kegiatan ini," kata Karya Jaya Ginting usai memprentasikan projek pengembangan PLTA di Kantor Bappeda Pidie.

Untuk rekomendasi tata ruang, lanjut Karya Ginting, sudah diperoleh dari dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

"Mereka menyebutkan projek ini berada kawasan hutan lindung, namun khusus untuk projek pembangkit listrik sebenarnya ada kekhususan untuk membangun pembangkit listrik di kawasan hutan, jadi secara lingkungan dan perizinan sebenatnya tidak ada persoalan," ujarnya.

Kerena projek ini akan dibangun di kawasan hutan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk penanggulangan resiko terhadap habitat gajah.

Selain itu, juga telah berkoordinasi dengan pos pengamatan gunung Peut Sagoe menyangkut dengan aliran sungai di sana.

"Tetapi sejauh ini juga tidak ada persoalan dari mereka, namun demikian kita akan melakukan studi geologi, studi topografi, hidrologi dan lain sebagainya supaya projek ini nantinya layak untuk dibangun" ujarnya.

Karena itu, pihaknya mohon izin prinsip dari Bupati Pidie supaya dapat memulai kegiatan pembangunan PLTA di Kecamatan Geumpang.

Selain di Kabupaten Pidie, Perusahaan asal Perancis, Akuo Energy khusus juga telah mengembangkan projek pembangki listrik di tiga kabupaten lain di Aceh, yaitu Kabupaten Simeulue, Aceh Tengah dan Aceh Besar.

Sementara Bupati Pidie Roni Ahmad (Abusyik) mengatakan, Pemerintah Pidie mendukung rencana dibangun PLTA oleh perusahaan asal Perancis tersebut namun harus dilengkapi persyaratan sesuai dengan aturan dan semua ketentuan harus terpenuhi.

"Jika semua persyaratan sudah dipenuhi oleh perusahaan, baru daerah dapat mengeluarkan rekomendasi, jadi kita tidak mau melanggar aturan," ujarnya.

iPustakaAceh
Ucapan Selamat Pelantikan DPRA - Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...