Unduh Aplikasi

Pertumbuhan Ekonomi di Aceh Barat Masih Terkendala

Pertumbuhan Ekonomi di Aceh Barat Masih Terkendala
Bupati Aceh Barat, Alaindinsyah. Foto: Darmansyah Muda.
ACEH BARAT - Bupati Aceh Barat, Teuku Alaidinsyah mengungkapkan, terbatasnya akselerasi pertumbuhan ekonomi sektor riil di Aceh Barat membuat pekonomian di kabupaten setempat mengalami kendala dalam pertumbuhannya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, kata bupati, dibutuhkan beberapa terobosan berupa fasilitas, mediasi dan regulasi bisnis agar dapat mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Kehadirian dunia perbankan diharapkan dapat menjadi solusi dalam menumbuhkan perekonomian terhadap permodalan usaha kecil dan menengah," kata Alaidisnyah, pada acara peresmian kantor kas Bank Negara Indonesia (BNI) 46 Cabang Meulaboh, Rabu (23/3).

Haji Tito--sapaan Alaidinsyah menjelaskan, lahirnya berbagai jenis dunia perbankan di Aceh Barat akan dapat dalam menopang pertumbuhan pasar lokal dalam pengembangan bisnis sektor rill yang berkelanjutan. Serta yang lebih penting bisa menciptakan lapangan kerja baru.

"Semua hak itu bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan untuk itu diperlukan upaya-upaya strategis seperti menciptakan fasilitas, regulasi dan pembinaan bagi pelaku usaha," jelasnya.

Dibawah kepemimpinannya, jelas Haji Tito, Pemerintah Aceh Barat memiliki misi melakukan peningkatan ekonomi daerah melalui optimalisasi berbasis sumber daya dan pemberdayaan masyarakat.

"Untuk itu, BNI diharapkan menjadi salah satu mitra yang bergabung dalam Forum CSR (Coorporate Social Responsibilty) sebagai tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan," harapnya.

Forum tersebut, menurutnya sebagai strategi pencapaian realisasi CSR, dan BNI diharapkan menjadi salah satu solusi dalam menciptakan iklim investasi dunia usaha di Kabupaten tersebut,sehingga perekonomian semakin membaik.

Komentar

Loading...