Unduh Aplikasi

TENDER PROYEK GEDUNG ONCOLOGY RSUDZA

Pertimbangan Inspektorat Putuskan Kontrak, Direktur RSUDZA: Sedang Berproses

Pertimbangan Inspektorat Putuskan Kontrak, Direktur RSUDZA: Sedang Berproses
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA), Azharuddin. Foto: AJNN.Net/Fauzul Husni

BANDA ACEH- Direktur  Umum Rumah Sakit Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Azharuddin menyebutkan persoalan tender Pembangunan Gedung Oncology Center saat ini sedang berposes.

"Semuanya sedang berproses, tunggu saja apa yang harus dilakukan, semua ada yang menindaklanjuti, doakan saja rakyat Aceh bisa memperoleh pusat kanker RSUDZA, yang keliru bisa diperbaiki sebagaimana mestinya, yang benar harus semua mendukungnya. Bismillah," katanya saat dikonfirmasi AJNN, Rabu (5/2).

Baca: Pertimbangan Inspektorat kepada Direktur RSUDZA, Kontrak Harus Dibatalkan

Sebelumnya Inspektorat Aceh menyurati Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh terkait pertimbangan terhadap kontrak Pembangunan Gedung Oncology Center.

Melalui surat nomor 700/A.1/093/1A tanggal 27 Januari 2020, Inspektorat Aceh selaku Aparat Internal Pengawas Pemerintah memberi pertimbangan kepada Direktur Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin untuk membatalkan surat perjanjian (kontrak) Nomor 027/12079/02.A/2019 tanggal 30 Desember 2019 dengan KSO APG-AS (PT Adhi Persada Gedung dan PT Andesmont Sakti).

Inspektorat juga memberi pertimbangan agar Direktur RSUDZA memerintahkan secara tertulis uasa KSO APG-AS untuk mengembalikan Uang Muka Kerja (UMK) yang telah diterima senilai RP 11.837.045.455,00 ke kas daerah Aceh.

Baca: Tak Hanya Dibatalkan, Tender Proyek Oncology Harus Diproses Hukum

RSUDZA juga disarankan agar berkonsultasi dengan Biro Hukum Sekretariat Daerah Aceh terkait tata cara teknis pembatalan kontrak tersebut. Surat yang ditandatangani Zulkifli selaku Inspektur Aceh itu juga ditembuskan kepada Plt Gubernur Aceh, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Aceh dan Kepala Biro Hukum Setda Aceh.

Komentar

Loading...