Unduh Aplikasi

Pertanyakan Anggaran Covid-19, Warga Aceh Jaya Dipolisikan

Pertanyakan Anggaran Covid-19, Warga Aceh Jaya Dipolisikan
Ilustrasi. Foto: Net

ACEH JAYA - Dua warga Lheut, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya dilaporkan ke Polisian Sektor (Polsek) Jaya, setelah melakukan aksi unjuk rasa untuk mempertanyakan perihal anggaran Covid-19 di desa setempat.

Muhammad Amin, salah satu warga Gampong Lheut yang ikut dilaporkan bersama dua warga lainnya mengatakan jika aksi yang dilakukan pihaknya bersama para pemuda setempat pada (30/4) malam itu hanya untuk mempertanyakan perihal masalah dana Covid-19.

Pasalnya, selama ini pihak aparat desa tidak pernah mengadakan rapat mengenai anggaran dana desa dan juga banyak pekerjaan tahun 2019 yang hingga hari ini ada yang belum siap dikerjakan.

"Jadi kedatangan kami malam itu untuk mempertanyakan dana Covid-19, karena kami lihat desa lain sudah disalurkan, kenapa desa kami belum," kata Muhammad Amin yang kepada AJNN, Selasa (5/5).

Selain itu, selama ini rapat umum terutama masalah anggaran dan kegiatan dana gampong juga tidak pernah dibuat lagi, belum lagi masih ada pekerjaan dana desa tahun 2019 hingga saat ini belum selesai dikerjakan.

"Makanya kami datangi kantor desa ingin menjumpai pak Keuchik untuk mempertanyakan perihal tersebut," tambah M.Amin.

Namun, lama menunggu hingga pukul 00.00 WIB, keuchik setempat juga belum ada kabar hingga akhirnya para pemuda mencoret-coret dinding kantor desa karena kesal keuchik tidak ada merespon.

"Ya namanya juga anak-anak muda, mungkin kesal karena sudah lama menunggu," tuturnya.

Keesokan harinya, dirinya didatangi oleh Kapolsek dan disuruh ke Mapolsek untuk dimintai keterangan perihal insiden malam tersebut.

Sementara itu, Keuchik Gampong Lheut, Abdullah Amin yang dikonfirmasi AJNN mengaku tidak tahu banyak soal kejadian malam itu di kantor desa, karena dirinya tidak ada di tempat pada saat kejadian.

Namun dirinya mengakui jika perkara tersebut disudah dilimpahkan ke Polsek Jaya untuk diselesaikan.

"Saya tidak melaporkan mereka, hanya saja saya mencari solusi agar perkara itu cepat diselesaikan oleh Kapolsek," ungkap Keuchik Lah.

Selain itu, dirinya juga mengakui jika hingga hari ini dana desa untuk Covid-19 di Gampong Lheut belum bisa dibagikan, dan akan diusahakan segera untuk dibagikan.

"Soal dana Covid-19 kami belum bisa bagikan karena belum penarikan, rencananya besok baru penarikan, kami usahakan secepatnya," pungkas Keuchik Lah

Komentar

Loading...