Unduh Aplikasi

Permudah Komunikasi, Imigran Rohingya Diajarkan Berbahasa Indonesia

Permudah Komunikasi, Imigran Rohingya Diajarkan Berbahasa Indonesia
Imigran Rohingnya yang terdampar di Lhokseumawe. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE – Ratusan Imigran Myanmar etnis Rohingya yang ditampung di Balai Latihan Kerja (BLK) Gampong Meunasah Mee, Kandang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe diajarkan mengenal alphabet agar mampu berbahasa Indonesia.

Hal itu dilakukan guna untuk mempermudah komunikasi, ketika mereka masih berada di tempat penampungan sementara itu.

Sekretaris PMI Lhokseumawe, Agam Khalilullah kepada AJNN, mengatakan, mengajarkan bahasa Indonesia kepada ratusan Imigran Rohingya tersebut merupakan obsi pending. Adapun metode pengajaran yang dilakukan, yakni mengenalkan huruf alphabet, angka, dan cara mengeja.

“Kurang lebih 60 persen dari mereka sudah mampu memahami bahasa Indonesia,meskipun belum fasih,” kata Agam.

Menurut Agam di dalam bahasa Rohingya mereka tidak mengenal alphabet. Sehingga dalam sepekan relawan menghabiskan waktu untuk mengajarkan bahasa Indonesia kepada mereka selama empat hari.

“Untuk kendala tidak ada, karena mereka antuasia mengikuti kelas itu, dan inisiatif mereka sendiri mau belajar,” ujar Agam.

Agam berharap, dengan dengan diajarkan bahasa itu, Imigran Rohingya yang ditampung di BLK Lhokseumawe bisa berbahasa Indonesia dengan fasih, sehingga proses komunikasi lebih mudah, karena selama ini hanya mengandalkan penerjemah.

Komentar

Loading...