Unduh Aplikasi

Permintaan Udang Ekspor Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19

Permintaan Udang Ekspor Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19
Foto : Sarina

LHOKSEUMAWE – Permintaan udang ke luar negeri di tengah Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) meningkat pesat. Hal ini menjadi peluang untuk masyarakat dan prajurit babinsa di saat memasuki musim panen tiba.

“Hari ini kita memanen udang windu, jumlah bibit yang kita tabur sebelumnya 50 ekor dan setelah panen Insya Allah bisa mencapai 1,2 ton,” kata Komandan Korem 011 Lilawangsa, Kolonel Inf Sumirating Baskoro, Selasa (27/10).

Lanjut Baskoro, ada tiga negara yang permintaan udang meningkat pesat di tengah pandemic Covid-19, yakni, Tiongkok, Jepang dan Amerika. Jika dilihat dari tahun 2019, ekspor udang secara nasional mencapai 39 persen dari ekspor perikanan.

“Luas lahan ini sekitar 3000 meter persegi, dan bisa merekrut tenaga kerja dari masyarakat lingkungan, dengan produktifitas ini bisa menghasilkan sesuatu yang memberikan keuntungan,” ujar Danrem.

Untuk harga udang di pasaran, kata Danrem, saat ini berkisar Rp80 ribu per kilogram, akan tetapi harga itu akan berbeda lagi, sesuai dengan permintaan dari konsumen yang memesan.

“Jadi selain udang, kita juga memanen ikan lele, mudah-mudahan dengan produktifitas ini bisa memberikan manfaat untuk warga lingkungan dan prajurit,” imbuhnya usai memanenkan udang di tambak kawasan Batuphat, Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Komentar

Loading...