Unduh Aplikasi

Permintaan Sederhana Mengantisipasi Bencana

Permintaan Sederhana Mengantisipasi Bencana
Ilustrasi: Eco News

PERMINTAAN Direktur Wahana Lingkungan Hidup Muhammad Nur kepada Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, terkait rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga air, rasanya tidak berlebihan.

M meminta agar rencana ini dibatalkan. Dia menyarankan agar Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie, tempat pembangkit itu akan didirikan, untuk meninjau kembali sejumlah izin dan rekomendasi yang telah dikeluarkan untuk pembangunan PLTA Lutueng di Kecamatan Mane, Pidie.

Pembangunan ini dinilai M bakal berdampak pada keberlangsungan kawasan hutan, konflik satwa dengan manusia, memperparah kegiatan pertambangan emas ilegal maupun ilegal logging, yang mengganggu kawasan hutan.

Pembangunan pembangkit itu juga dinilai M berpotensi menimbulkan bencana ekologi dan tidak sesuai dengan tata ruang. Tanpa keberanian untuk meninjau kembali rencana ini, rentetan bencana yang terus terjadi tak akan berhenti.

Daerah aliran sungai di kawasan itu memang rusak. Sejak lama daerah ini dijarah oleh para penambang emas ilegal. Sementara hutan di sekitarnya habis dibabat oleh pembalak liar.

Walhi Aceh mencatat, terdapat sekitar 2064 penambang dan 297 lubang tambang berada di areal hutan lindung seluas 850 hektare. Di daerah ini juga kerap terjadi pertemuan antara gajah liar dan manusia. Sementara PLTA Lutueng diperkirakan berada di dalam koridor gajah.

Sebagai seorang kepala daerah, tentu saja Nova Iriansyah dan Roni Ahmad alias Abusyik memahami benar kondisi yang melatarbelakangi banyaknya bencana di daerah kerja mereka. Dan kejadian-kejadian yang merugikan masyarakat itu terus berulang dan menimbulkan kemiskinan baru.

Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie juga hendaknya perlu memikirkan alternatif lain sebagai sumber energi. Ada banyak pilihah meski memang tak semurah dan semudah membendung air dan mengalirkannya untuk menggerakan generator.

sedikit empati terhadap masyarakat dan alam mungkin akan lebih berguna untuk meningkatkan kesejahteraan. Karena bagi masyarakat di Aceh, kesejahteraan itu bukan hanya materi. Mereka juga butuh jaminan keamanan dan kenyamanan yang sering kali hilang didera bencana alam, ulah tangan-tangan manusia.

Komentar

Loading...