Unduh Aplikasi

Permintaan Meningkat, Omzet Pedagang Peci Capai Rp 3 Juta Per Hari

Permintaan Meningkat, Omzet Pedagang Peci Capai Rp 3 Juta Per Hari
Pedagang peci di Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Pusong, Kota Lhokseumawe. Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE - Memasuki bulan suci Ramadan 1440 Hijriah, permintaan peci dan kopiah di pasar tradisonal Kota Lhokseumawe meningkat drastis. Dalam sehari pedagang mengaku bisa memperoleh omzet hingga Rp 3 juta.

“Alhamdulillah permintaan peci meningkat sejak sepekan terakhir,” kata pedagang peci di pasar Pusong Kota Lhokseumawe, Muhammad Jafar kepada AJNN, Senin (6/5).

Sambung Muhammad Jafar, masyarakat mulai antusias membeli peci dan kopiah sejak sepekan menjelang memasuki bulan Ramadan. Rata-rata pembeli mengaku peci tersebut akan dipakai untuk beribadah dan salat sunat tarawih.

“Rata-rata pembeli mengaku peci yang dibeli untuk digunakan beribadah dalam bulan Ramadan ini,” ungkapnya.

Ia mengaku, hari-hari biasa sebelum Ramadan hanya memperoleh omzet dan keuntungan sekitar Rp 300 ribu per hari. Selama menjelang memasuki bulan Ramadan, keuntungan yang didapatkan mencapai Rp 3 juta per hari.

“Untuk harga peci dan kopiah sangat bervariasi, mulai Rp 10 ribu hingga Rp 100 ribu tergantung jenis dan kualitas dari peci tersebut. Sementara yang sangat diminati pembeli yakni, peci hasil produksi Aceh sendiri,” ungkapnya.

Komentar

Loading...