Unduh Aplikasi

Perkembangan Aliran Uang Rupiah di BI Lhokseumawe

Perkembangan Aliran Uang Rupiah di BI Lhokseumawe
Ilustrasi. Foto: Net

LHOKSEUMAWE - Sepanjang Agustus 2020, terdapat arus uang keluar (Outflow) dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe sebesar Rp210,71 miliar atau menurun 52,2 persen dibandingkan bulan Agustus 2019.

Sementara arus uang masuk (Inflow) mencapai Rp192,29 miliar atau meningkat 30,3 persen dari Agustus 2019. Dengan demikian, pada Agustus 2020 KPw BI Lhokseumawe mengalami net-outflow sebesar Rp18,42 miliar.

Kepala KPwBI Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo mengatakan, nilai outflow di Kas Titipan Bank Indonesia di Takengon yang mencapai Rp18,06 miliar dan terdapat Inflow sebesar Rp40,79 miliar.

“Berdasarkan kondisi tersebut, arus uang kas titipan di Takengon mengalami net-inflow sebesar Rp22,73 miliar. Nilai outflow/inflow Kas Titipan Takengon tersebut sudah termasuk dalam hitungan outflow/inflow di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe,” katanya, Sabtu (5/9).

Sambung Yukon, kondisi net-outflow pada Juli 2020 di KPwBI Lhokseumawe dan net-inflow di Kas Titipan Takengon masih sesuai dengan siklus tahunan dimana di bulan Agustus terjadi peningkatan penyetoran pasca lebaran Idul Adha pada bulan Juli lalu.

Selain itu, kata Yukon, perkembangan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) melalui layanan Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang diselenggarakan oleh KPw BI Lhokseumawe sepanjang Juli 2020 telah berlangsung dengan lancar dan andal.

“Hal tersebut tercermin dari tingkat ketersediaan (availability) sistem yang mencapai 100 persen dan tidak terdapat unsettled transaction, baik transaksi yang terdapat di KPw BI Lhokseumawe maupun di Kantor Pertukaran Warkat Debit (KPWD) Langsa,” ujarnya,

Tambah Yukon, Nilai Transaksi BI-RTGS pada bulan Juli 2020 sebesar Rp943,01 miliar atau mengalami penurunan nilai sebesar -2,5 persen, namun dari sisi volume tercatat sebanyak 669 transaksi atau sama dengan volume transaksi pada Juni 2020.

“Nilai transaksi Transfer Dana SKNBI pada bulan Juli 2020 tercatat sebesar Rp324,5 miliar atau meningkat sebesar 7,4 persen dan volume tercatat sebanyak 7.974 transaksi atau meningkat sebesar 7,9 persen dibandingkan transaksi pada Juni 2020,” ungkapnya.

Pada bulan Juli, sambung Yukon, terjadi penurunan nilai transaksi RTGS, namun pada sisi jumlah transaksi sama dengan bulan sebelumnya. Penurunan nilai transaksi tersebut disebabkan oleh peralihan dana simpanan ke bank syariah pada bulan Juli 2020 bernilai lebih rendah dibandingkan periode Juni 2020.

Untuk nilai dan volume transaksi SKNBI pada bulan Juli terjadi peningkatan baik dari nilai maupun volume transaksi sejalan dengan ekonomi masyarakat yang mulai meningkat paska pelonggaran PSBB dimasa pandemi Covid-19 dan awal tahun ajaran baru 2020 yang jatuh pada bulan Juli untuk SD,SMP, dan SMA.

“Saat ini terdapat 8 kegiatan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) berizin di wilayah kerja KPw BI Lhokseumawe. Pada Juli 2020 tercatat terjadi transaksi penjualan sebesar Rp413,65 juta atau meningkat cukup besar dibandingkan Juni 2020 (Rp10,8 juta) dan meningkat tipis jika dibandingkan Juli 2019 (Rp393,89 juta),” jelasnya.

Sedangkan untuk transaksi pembelian tercatat sebesar sebesar Rp253,25 juta atau meningkat sebesar 30,2 persen dibandingkan Juni 2020 dan menurun -44,6 persen jika dibandingkan Juli 2019. Peningkatan transaksi penjualan pada bulan Juli terjadi karena KUPVA BB menghabiskan stok Uang Kertas Asing (UKA) yang dimilikinya.

Adapun peningkatan transaksi pembelian pada Juli dibandingkan bulan sebelumnya didorong oleh aktivitas penjualan valas oleh pekerja migran yang telah kembali ke Indonesia dan masyarakat yang melepas simpanan valasnya.

“Selama bulan Juli 2020, valas yang paling sering ditransaksikan adalah Malaysia Ringgit (MYR) dengan nilai transaksi penjualan sebesar 65 persen dari total transaksi penjualan dan transaksi pembelian sebesar 79,4 persen dari total transaksi pembelian,” imbuhnya.

Komentar

Loading...