Unduh Aplikasi

Peringatan Hari HAM, Mahasiswa Tuntut Penuntasan Kasus Pelanggar HAM

Peringatan Hari HAM, Mahasiswa Tuntut Penuntasan Kasus Pelanggar HAM
Mahasiswa menuntut pertanggungjawaban pelanggaran HAM di Lhokseumawe dan Aceh Utara. Foto: Safrizal

LHOKSEUMAWE - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) fakultas hukum Universitas Malikussaleh memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) dengan menggelar aksi di Tugu Rencong Simpang Kuta Blang, Lhokseumawe, Sabtu (10/12).

Para mahasiswa menuntut pengusutan tuntas pelanggaran HAM di Aceh. Koodinator aksi, Maulana Mardun, mengatakan dalam memperingati hari HAM yang jatuh pada 10 Desember 2016, penegak hukum harusnya segera menyeret para pelaku pelanggaran HAM berat di Aceh, khususnya di Lhokseumawe dan Aceh Utara.

“Kami meminta lembaga KKR harus bekerja secara profesional dan independen, serta tidak melihat dari suatu kelompok dan golongan manapun. Dan kami meminta, Pemerintah Aceh, DPRA, pemerintah RI dan lembaga penegak HAM dapat memproses laporan akhir yang disampaikan oleh lembaga KKR,” ungkapnya

Mereka berharap pemerintah mendukung kinerja KKR untuk tidak ada intropeksi dari pihak manapun, ataupun kepentingan politik lainnya. Penegakan hukum harus yang independen, baik itu terkait dengan militer atau separatis lainnya.

Komentar

Loading...