Unduh Aplikasi

Peringatan Hari Dokter Nasional, ALPALA Aceh: Harus Menjadi Refleksi Bagi Kita Semua

Peringatan Hari Dokter Nasional, ALPALA Aceh: Harus Menjadi Refleksi Bagi Kita Semua
Koordinator ALPALA Aceh, Miswar Fuady.

BANDA ACEH - Aliansi Pantau Pelayanan Rakyat (ALPALA) Aceh, mendorong masyarakat ikut membantu para tenaga medis dan dokter dalam menekan angka penyebaran virus corona di Aceh. Jumlah kasus COVID-19 di ujung provinsi barat Indonesia ini hingga kini masih tergolong tinggi.

Memperingati Hari Dokter Nasional 24 Oktober 2020, di tengah momen pandemi yang belum surut. Dokter sebagai garda terdepan telah berjuang keras, bahkan tak sedikit dokter telah  gugur dalam menangani virus corona ini. 

Koordinator ALPALA Aceh, Miswar Fuady, mengajak masyarakat ikut berkontribusi dan memberi dukungan penuh terhadap para dokter. Salah satunya dengan menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin. 

“Momen peringatan Hari Dokter Nasional ini harus menjadi refleksi bagi kita semua. Agar sama-sama membantu perjuangan mereka dalam melawan COVID-19 ini,” kata Miswar Fuady di Banda Aceh, Sabtu (24/10).

Menurut Miswar, peran vital para dokter dan tenaga medis telah banyak menyelamatkan nyawa para pasien COVID-19 selama ini. Meski dalam menjalankan tugasnya mereka juga ikut terpapar virus. 

“Para dokter rela berkorban bahkan sampai mempertaruhkan nyawanya. Namun mereka telah menaklukkan ketakutan, kebimbangan, dan risiko terberat selama menghadapi apndemi COVID-19,” tutur Miswar. 

Melihat perkembangan COVID-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir, semua elemen masyarakat harus ikut mengambil peran apapun dalam memutuskan rantai penyebaran virus.

“Dokter memang garda terdepan dalam menangani COVID-19, akan tetapi masyarakat juga harus manjadi garda terdepan dalam mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Data Dinas Kesehatan Aceh hingga Jumat (23/10) lalu, secara keseluruhan kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 7.037 orang, dengan rincian 5.090 orang telah dinyatakan sembuh, 246 orang meninggal dunia, dan 1.701 orang masih dalam perawatan di rumah sakit rujukan atau isolasi mandiri.

IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...