Unduh Aplikasi

Perempuan Peduli Ibu dan Anak Minta Kepala BKN Aceh Dicopot

Perempuan Peduli Ibu dan Anak Minta Kepala BKN Aceh Dicopot
BANDA ACEH - Sejumlah perempuan yang tergabung dalam Solidaritas Perempuan Peduli Ibu dan Anak (SPPIA), melakukan aksi unjuk rasa di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Mereka menuntut agar kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Aceh, Makmur Ibrahim dicopot dari jabatannya karena dinilai tak berpihak pada perempuan tertuma terkait Pergub cuti hamil.

Koordinator lapangan, Yulinda Wati menyebutkan, pihaknya sangat mendukung Pergub cuti hamil tersebut, karena cuti hamil dan melahirkan bukan hanya untuk berleha-leha saja, justru di dalam cuti tersebut wanita bisa maksimal dalam mengurus anak dan juga memberikan ASI eklusif yang maksimal.

"Coba kita lihat jika ibu harus memberi ASI, Tapi bekerja kan itu tidak maksimal," kata Yulinda.

Dirinya juga sangat menyayangkan sikap kepala BKN Aceh yang mengatakan, cuti hamil tersebut hanya untuk santai-santai saja, sehingga membuat para wanita sangat tersentuh dan sedih.

"Dia ini gak paham atau apa sih?, kami cuti itu bukan untuk santai, tapi untuk merawat anak bangsa ini, kami bukan sapi perah, yang terus diperah susunya, tapi kami wanita, yang melahirkan anak bangsa ini, kalau ibu sehat otomatis anak tetap sehat," jelasnya.

Selain itu, Syarifah Munira anggota DPRK Banda Aceh, yang hadir dalam aksi tersebut juga menyatakan mendukung penuh adanya Pergub cuti hamil bagi PNS maupun non PNS.

Menurutnya, permasalahan ada pada kekhawatiran bagi kepala dinas terhadap karyawannya yang cuti, sehingga ada beberapa kepala dinas yang tidak mendukung terhadap Pergub tersebut.

"Coba kita lihat dari laki-laki banyak yang justru mereka di warung kopi saat jam kerja, kepala dinas harus lebih matang di dalam mempertimbangkan ucapannya sebelum menolak Pergub tersebut," kata Syarifah.

Dirinya berharap, agar Pemerintah Aceh dapat kembali memperkuat aturan yang sudah dibentuk, sehingga aturan tersebut tidak lagi menjadi bahan perdebatan, dan bisa langsung dilaksanakan.

Komentar

Loading...