Unduh Aplikasi

Perdamaian Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah Batal

Perdamaian Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah Batal
Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus bersama tokoh masyarakat Aceh Tengah menghadiri proses perdamaian di Kejati Aceh. Foto: AJNN/Tommy

BANDA ACEH - Perdamaian Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dengan Wakil Bupati setempat, Firdaus yang dijadwalkan Senin 6 Juli 2020 di Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh batal dilaksanakan.

Kasipenkum Kejati Aceh Munawal Hadi menyebutkan batalnya perdamaian kedua belah pihak dikarenakan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar sakit sehingga tidak bisa menghadiri prosesi penandatanganan perdamaian.

"Dari surat keterangan dokter, pak Shabela harus istirahat selama empat hari. Surat tersebut diterima pak Kajati Aceh kemarin sore," kata Munawal Hadi.

Menurut Munawal, penandatanganan perdamaian antara Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah telah dipersiapkan dengan matang. Sejumlah undangan untuk forkopimda telah disebar, namun karena faktor keadaan maka gagal dilaksanakan hari ini.

"Apakah nanti akan dijadwalkan ulang, saya belum tahu," sebut Munawal.

Dari pantauan AJNN di lokasi, Wakil Bupati Aceh Tengah Firdaus hadir bersama sejumlah tokoh masyarakat di Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh.

Baca: Baliho Shabela Cermin Buruknya Gaya Komunikasi di Tengah Upaya Perdamaian

Bahkan, di ruang aula tempat penandatanganan perdamaian juga dipersiapkan keperluan proses damai Shabela dan Firdaus. Perdamaian kedua pemimpin Aceh Tengah ini diinisiasi oleh Kejaksaan Tinggi Aceh.

Selain itu, kata Munawal Hadi, Kejaksaan Tinggi Aceh juga menerima surat dari tim pansus DPRK Aceh Tengah yang ditandatangani Ketua DPRK Arwin Mega. Surat tersebut dikirim ke Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Muhammad Yusuf perihal permohonan mediasi tim pansus.

"Surat tersebut diterima pak Kajati semalam," kata Munawal.

Dari surat yang diterima AJNN, lembaga DPRK Aceh Tengah telah mengagendakan jadwal perdamaian kedua belah pihak baik secara pemerintahan, adat istiadat dan kearifan lokal Aceh Tengah.

Lembaga DPRK Aceh Tengah meminta agar Kajati Aceh bisa memaklumi upaya yang saat ini tengah di mediasi oleh tim pansus DPRK Aceh Tengah.

HUT Pijay

Komentar

Loading...