Unduh Aplikasi

Percepat Asimilasi, Pelajar Gorontalo Bermukim di Rumah Warga Aceh Besar

Percepat Asimilasi, Pelajar Gorontalo Bermukim di Rumah Warga Aceh Besar
Pelajar asal Gorontalo di Aceh. Foto: ist
BANDA ACEH - Sebanyak 26 pelajar dari Gorontalo yang mengikuti kegiatan program pertukaran kebudayaan bakal menginap di rumah-rumah penduduk. Selama tiga hari, mereka akan menetap di rumah-rumah penduduk di Kecamatan Lhong, Aceh Besar.

Proses ini dilakukan untuk lebih mendekatkan dan mengenalkan pelajar tersebut kepada kebudayaan masyarakat Aceh. Dalam tiga hari, mereka berkesempatan untuk bersentuhan langsung dan menggali sisi-sisi kehidupan masyarakat Aceh yang hanya bisa didapat secara langsung.

“Kami berharap para pelajar dapat melihat langsung cara hidup orang Aceh dan mengenali budaya Aceh sebagai budaya nusantara,” kata staf ahli Gubernur Bidang Keistimewaan Aceh dan Sumber Daya Manusia, Helfizar Ibrahim, di sela-sela kunjungan pelajar ke kantor Gubernur Aceh, Selasa (9/8).

Helfizar juga meminta para pelajar menceritakan kepada masyarakat di nusantara tentang perjalanan kebudayaan mereka di Aceh. Salah satunya adalah tentang tari saman. Apalagi tarian khas Aceh ini kini berstatus sebagai budaya warisan dunia.

Selain itu, Helfizar mengatakan, ada beberapa hal yang menarik tentang Aceh untuk menjadi nilai tersendiri, dimana masyarakat Aceh, pemuda serta pelaku budaya di Aceh lainnya sangat kreatif bahkan bisa melahirkan sesuatu yang tidak pernah dipikirkan orang lain.

Fadlun Shaleh, guru pendamping pelajar, menjelaskan kedatangan mereka adalah untuk melihat langsung kebudayaan dan perkembangan Aceh, termasuk dari sisi pendidikan. “Ini penting agar para pelajar mengetahui budaya yang ada di Indonesia, khususnya Aceh, serta bisa memperluas wawasan mereka,” kata Fadlun.

Komentar

Loading...